JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Ribuan orang pengemudi ojek online dikabarkan bakal berdemonstrasi di sekitar gedung Kementerian Perhubungan dan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, siang ini.
Untuk mengawal Aksi Ojol Nusantara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto, akan mengerahkan 2.040 personelnya.
Jumlah personel tersebut disesuaikan dengan pemberitahuan yang masuk ke Polres Jakpus. Dalam surat pemberitahuan yang dikirim penanggung jawab aksi disebutkan bahwa peserta aksi bisa mencapai 5.000 orang.
"Benar, sebanyak 2.040 personel gabungan TNI-Polri akan mengamankan aksi itu," kata Heru saat dihubungi, Rabu (14/1/2020).
Sementara itu, Ketua Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Indonesia, Igun Wicaksono, mengatakan, aksi tersebut bertujuan untuk menuntut pemerintah sebagai regulator memberikan legalitas hukum kepada para mitra ojek daring.
Rencananya, aksi itu dimulai pada pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul Parkir IRTI Monas.
Para pengemudi ojol akan berjalan kaki (long march) mulai dari Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, menuju gedung Kementerian Perhubungan RI di Jalan Medan Merdeka Barat. Sedangkan mulai pukul 15.00 WIB, massa dijadwalkan melanjutkan jalan kaki sampai depan Istana Merdeka untuk berdemonstrasi sampai pukul 16.30 WIB.
Aksi Ojol Nusantara Bergerak juga akan berlangsung esok hari dengan titik aksi di DPR RI, pada Kamis (16/1/2020).

Share this article
Ketua Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Indonesia, Igun Wicaksono, mengatakan, aksi tersebut bertujuan untuk menuntut pemerintah sebagai regulator memberikan legalitas hukum kepada para mitra ojek daring.