JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- PLN terus mengaktifkan kembali gardu distribusi di sejumlah lokasi yang aman bagi masyarakat.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan lewat akun Twitternya @aniesbaswedan menyampaikan, hingga pukul 12.000 WIB, sebanyak 5.001 dari 5.744 gardu distribusi yang dinonaktifkan lantaran terdampak banjir di Jabodetabek dan Banten pada Rabu (1/1/2020) lalu, sudah dinyalakan.
"Teman-teman juga bisa pantau status gardu PLN di http://pelita.plnjaya.co.id," tulis Anies.
PLN terpaksa melakukan pemadaman sementara di sejumlah wilayah. Hal ini dilakukan agar warga terhindar dari bahaya arus listrik saat terjadi banjir.
Melalui siaran pers yang terpantau Ayojakarta pada situs resmi PLN: pln.co.id menyebutkan, untuk memastikan listrik lokasi terdampak banjir dapat dinyalakan kembali, PLN terlebih dahulu melakukan inspeksi, pembersihan, pengeringan, dan pengecekan gardu distribusi yang terkena dampak banjir. Hal Peralatan di gardu distribusi harus dipastikan dalam kondisi siap beroperasi.
“Salah satu kesulitannya, kami belum bisa memastikan instalasi di rumah pelanggan dalam keadaan aman. Karena untuk memastikan, kami juga membutuhkan kesepakatan dari perwakilan warga bahwa instalasi di dalam rumah aman,” kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, I Made Suprateka.
Sementara untuk Banten, dari total 699 gardu distribusi yang terdampak banjir, kini sudah dilakukan pemulihan sebanyak 263 gardu. Adapun lokasi yang sudah menyala antara lain sebagian wilayah Serpong dan Cikokol.
“PLN mohon maaf untuk pemadaman sementara yang dilakukan. Jika memang sudah siap dinyalakan, pasti akan kami nyalakan. Namun kami harus pastikan listriknya aman dan benar-benar siap untuk dinyalakan.” tambah Made.

Share this article
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan lewat akun Twitternya @aniesbaswedan menyampaikan, hingga pukul 12.000 WIB, sebanyak 5.001 dari 5.744 gardu distribusi yang dinonaktifkan lantaran terdampak banjir pada Rabu (1/1/2020) lalu, sudah dinyalakan.