JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Anggota Front Pembela Islam (FPI) mengklaim menemukan benda-benda \"haram\" di lokasi Djakarta Warehouse Project (DWP) di Kemayoran, Jakarta Pusat yang berlangsung pekan lalu.
Di antara yang diklaim dFPI adalah kondom, minuman keras dan bukti pembayaran minuman keras. Bahkan, Sekretaris Umum FPI, Munarman, mengakui bukti-bukti itu sudah dipegang pihaknya.
AYO BACA : Digelar Tiga Hari, DWP Targetkan 100 Ribu Penonton
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat ditemui di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Jumat (20/12/2019), berjanji mengevaluasi kegiatan itu dengan memanggil Ismaya selaku penyelenggara.
\"Jadi penyelenggara menandatangani komitmen sebelum penyelenggaraan,\" katanya.
Untuk menentukan adanya pelanggaran atau tidak, Pemprov akan membandingkan keterangan dari pihak penyelenggara dengan temuan tim Pemprov DKI yang berada di lokasi.

Share this article
Di antara yang diklaim dFPI adalah kondom, minuman keras dan bukti pembayaran minuman keras. Bahkan, Sekretaris Umum FPI, Munarman, mengakui bukti-bukti itu sudah dipegang pihaknya.