JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Kritik berdatangan ke arah kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, yang mengizinkan penggunaan trotoar untuk aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL).
"Menggunakan trotoar sebagai salah satu cara untuk menempatkan PKL kami rasa sangat tidak tepat. Ini sudah melenceng dari aturan yang ada bahwa trotoar adalah untuk pejalan kaki," ucap Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Golkar, Judistira Hermawan, saat dihubungi wartawan pada Rabu malam (4/9/2019).
AYO BACA : Anies Pastikan PKL di Jakarta Boleh Berdagang di Trotoar
Politikus Kebon Sirih ini mengingatkan bahwa kebijakan yang sama pernah diberlakukan Anies bagi para PKL di bahu Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang. Akibatnya adalah kemacetan arus lalu lintas yang luar biasa. Ia menganggap Anies sering keliru dalam penanganan PKL di Jakarta.
"Saat Pak Anies baru dilantik, dia menutup Jalan Jatibaru untuk menempatkan PKL juga di situ. Sebagai ketua fraksi, pada saat itu saya juga menentang keras kebijakan itu dan meminta Pak Anies untuk mengembalikan jalan Jatibaru ke fungsi utamanya," terangnya.
AYO BACA : Kata Anies, MA Tidak Larang PKL Berdagang di Trotoar

Share this article
Kebijakan yang sama pernah diberlakukan Anies bagi para PKL di bahu Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang.