JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM--Selain di Sunter, Jakarta Utara, Pemprov DKI berencana membangun tiga Intermediate Treatment Facility (ITF) lagi yang berada di Cakung Cilincing, Cengkareng, dan Marunda.
“Ada tiga lagi ITF yang akan kita bangun di Cakung Cilincing, Cengkareng dan Marunda,” kata Kepala Unit Pengelolaan Sampah Terpadu Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, Rabu (31/7/2019).
AYO BACA : PLTSa Diharapkan Tak Hanya Wacana
Asep mengatakan, pembangunan tiga ITF tersebut dapat mengatasi permasalahan sampah yang ada DKI Jakarta. Sebanyak 7.500-7.800 ton sampah dihasilkan oleh masyarakat Jakarta.
Masing-masing ITFitu sendiri dapat mengolah 2.200 ton sampah setiap harinya atau 25-30 persen dari jumlah sampah yang ada di Jakarta dengan menghasilkan tenaga listrik sebesar 35 MW yang akan dibeli oleh PT PLN.
AYO BACA : Kepulauan Seribu Dorong Pengembangan Listrik dari Sampah
Untuk pembangunannya, pihaknya menargetkan selesai pada tahun 2023 dan memakan biaya sebesar 250 juta dolar AS.
“Target kami tahun 2023 pembangunannya selesai,” kata dia.
Sebelumnya, Direktur Utama PT PT Jakarta Propertindo Dwi Wahyu Daryoto, menjelaskan, salah satu instrumen pembangunan ITF adalah Perpres No.35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.
"Salah satu keunggulan ITF adalah kemampuan untuk mereduksi volume sampah hingga 90 persen untuk menghasilkan energi listrik sebesar 35 MW perjam. Selain itu, kami juga selalu berkoordinasi dengan para pegiat dan konsultan agar tetap memperhatikan aspek lingkungan," ujar Dwi.
AYO BACA : Bantargebang Diprediksi Overload Pada 2021, Anies Berencana Kelola Sampah di Dalam Kota

Share this article
Selain di Sunter, Jakarta Utara, Pemprov DKI berencana membangun tiga Intermediate Treatment Facility (ITF) lagi yang berada di Cakung Cilincing, Cengkareng, dan Marunda.