AYOJAKARTA.COM - Jajaran Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, berhasil menyulap lahan terbengkalai seluas 1.000 meter menjadi kawasan urban farming produktif.
Diketahui, lahan tersebut adalah milik Pusat Pengelolaan Komplek (PPK) Kemayoran di bawah Kementerian Sekretariat Negara.
Revitalisasi lahan kosong tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan lahan secara optimal.
Lahan tersebut disulap menjadi area pertanian dan peternakan yang merupakan hasil kolaborasi kader PPK Kemayoran dan Sudin Ketahanan Pangan, Perikanan dan Kelautan Jakarta Pusat.

Lurah Kebon Kosong, Arbi Novianto, mengatakan pihaknya telah mengajukan pinjam pakai lahan untuk menjadikan area tersebut sebagai urban farming di Kelurahan Kebon Kosong.
Di areal tersebut kini ditanami berbagai jenis tanaman, mulai dari tanaman produktif dan aneka sayuran seperti Pisang,Sawo,Singkong, Kangkung, Cabai, Kunyit dan sebagainya.
Selain itu, dikembangkan pula budidaya peternakan seperti bebek dan ayam.
"Kami juga memiliki kolam ikan yang diisi berbagai jenis ikan di antaranya Lele dan Nila," ujar Arbi.

Pengelolaan lahan urban farming ini, kata Arbi, dilakukan mandiri yang melibatkan seluruh unsur mulai dari kader PKK, kelompok tani (Poktan), kelompok kerja (Pokja), masyarakat sekitar, hingga petugas PPSU yang rutin merawat kebersihan.
"Kami sudah panen ikan Lele dan dibagikan kepada warga yang memiliki Balita dalam rangka penanganan stunting," terangnya.
lebih lanjut, Arbi mengatakan ke depan, berbagai jenis bibit seperti tanaman baru atau ternak yang bermanfaat akan dibudidayakan.
Ia menyampaikan pihaknya juga akan melakukan kerja sama dengan pihak terkait untuk memasarkan hasil panen dari lahan urban farming Kelurahan Kebon Kosong.***

Share this article
Program ini sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.