TEBET, AYOJAKARTA - Guna mengakomodir kebutuhan hunian masyarakat yang lebih layak, Komisi D DPRD DKI menyetujui penambahan anggaran Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) sebesar Rp175 Miliar.
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah mengatakan, penambahan pagu dioptimalkan untuk pembukaan lahan pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di Jakarta Selatan.
"Jakarta Selatan ini harus ada rumah susun, ternyata rumah susun kita baru satu titik dan hanya satu tower. Harapannya Pak Gubernur bisa membangun tower di Jakarta Selatan,” kata Ida, dalam keterangannya, dikutip Jumat (22/10/2021).
Pun dikarenakan, jumlah rusunawa baru ada di Pasar Rumput, Jakarta Selatan. Ida mengatakan, pembangunan rusunawa penting untuk warga daripada harus mengontrak di rumah petakan dengan tarif Rp1 juta perbulan dan setengah tempat rumah tidak layak, dan lainnya.
"Lebih baik mereka tinggal di rumah susun yang disiapkan oleh Dinas Perumahan yang biaya sewanya cukup murah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PRKP Provinsi DKI Jakarta Sardjoko bersyukur bahwa pihaknya telah mendapat restu guna mengakomodir kebutuhan hunian Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Jakarta Selatan.
Kendati demikian, pihaknya mengaku masih belum dapat merinci lokasi-lokasi yang akan ditunjuk sebagai titik rusunawa. "Nanti kita informasikan selanjutnya, karena ini masih berproses dalam tahap kajian," kata Sardjoko.

Share this article
Komisi D DPRD DKI menyetujui penambahan anggaran Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) sebesar Rp175 Miliar