TEBET, AYOJAKARTA – Senin depan (30/8/2021), ratusan sekolah di DKI Jakarta akan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas. Begitu juga terhadap 173 sekolah di Jakarta Timur yang masuk dalam tahap pertama PTM Terbatas di Ibu Kota.
Sebanyak 173 sekolah yang melaksanakan PTM Terbatas di Jakarta Timur berada dalam naungan Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Jakarta Timur. Dimana 107 sekolah di bawah Sudin wilayah II dan 66 sekolah berada dalam naungan wilayah I.
Kasudin Pendidikan Jakarta Timur wilayah II Putoyo menuturkan, sekolah yang akan menggelar PTM di wilayahnya sudah termasuk sekolah di bawah naungan Kementerian Agama, seperti, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Madrasah Aliyah (MA). Dia menegaskan pihaknya sudah melakukan assesment dan pelatihan untuk sekolah yang akan menggelar PTM ini.
"Ini sudah termasuk Madrasah Aliyah, Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah. Seluruhnya sudah siap untuk melaksanakan PTM terbatas," kata Putoyo, dilansir dari beritajakarta.id, Sabtu 28 Agustus 2021.
Untuk keamanan dan kenyamanan siswa, guru maupun tenaga pendidik, kata Putoyo, seluruh sekolah akan disemprot disinfektan pada hari ini, Sabtu (28/8). Penyemprotan dilakukan secara mandiri maupun bantuan dari Sudin Gulkarmat dan PMI Kota Jakarta Timur.
Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Unit Pengelola Angkutan Sekolah (Upas) Dishub DKI agar menyiapkan armada bus sekolah untuk mengangkut para pelajar.
"Kami sudah memberikan daftar sekolah yang akan menggelar PTM pada pihak Upas Dishub DKI. Juga dengan Satpol PP agar membantu melakukan pengamanan saat pelaksanaan PTM," tuturnya.
Dia menyebut dalam kebijakan PTM Terbatas ini, guru dan tenaga pendidikan yang bertugas dipastikan sudah divaksin lengkap. Putoyo menjelaskan, bagi yang belum vaksin Covid-19, tidak dilibatkan secara langsung, melainkan bertugas secara daring dari rumah.
Putoyo juga menegaskan, seluruh siswa yang mengikuti PTM Terbatas dipastikan sudah divaksin. Selain itu, para siswa juga harus mengantongi surat persetujuan dari orang tuanya untuk mengikuti PTM.
Bagi siswa yang belum divaksin, dia menyarankan agar tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar dari rumah. Hal ini, kata dia, sekaligus mendorong agar anak-anak sekolah segera divaksin seluruhnya.
Sementara itu, Kasudin Pendidikan Jakarta Timur wilayah I Linda Romauli Siregar merinci, ada 66 sekolah yang akan menggelar PTM di wilayahnya, yang terdiri dari 3 PAUD, 46 SD, 1 SMP, 3 SMA, dan 13 SMK.
"Semua sarana prasarana sudah memenuhi syarat. Guru-gurunya juga sudah dilatih untuk blended learning," tandasnya.

Share this article
Sebanyak 173 sekolah yang melaksanakan PTM Terbatas di Jakarta Timur berada dalam naungan Suku Dinas (Sudin) Pendidikan Jakarta Timur.