MALAKA SARI, AYOJAKARTA.COM - Sudah ada 2 petugas Kelurahan dan 18 pedagang yang dinyatakan positif Covid-19 di Pasar Perumnas Klender Jakarta Timur. Pasar tersebut tak ditutup, namun dibuka dengan penjagaan sejumlah anggota TNI dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Pada Jumat (12/6/2020), jalur utama menuju pasar terlihat didirikan tenda yang dijaga anggota TNI, untuk melakukan pengecekan suhu tubuh, mengingatkan cuci tangan, dan menolak pengunjung pasar yang tak menggunakan masker.
"Tolong dipakai dulu maskernya di luar, di luar sebelum masuk," kata salah satu personel TNI yang berjaga di Pasar Perumnas Klender menggunakan pengeras suara.
AYO BACA : Awal Mula Klaster Pasar Perumnas Klender hingga Ikut Menjangkit Petugas Kelurahan
Sementara itu, di beberapa titik area pasar sendiri terpasang berbagai spanduk imbauan untuk menerapkan protokol kesehatan.
Adapun situasi pasar, terlihat mayoritas kios dan toko tampak buka untuk menjajakan dagangannya. Toko yang buka dari mulai elektronik, emas, pakaian hingga sayur mayur.
Para pedagang dan pengunjung rata-rata sudah taat dalam menggunakan masker.
AYO BACA : 52 Pedagang Pasar Jakarta Positif COVID-19, Terbanyak di Pasar Perumnas Klender
Untuk diketahui, Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur merupakan salah satu klaster penyebaran virus Covid-19 Pasar di DKI Jakarta. Total ada 20 orang yang positif terinfeksi virus Corona.
Adapun klaster penyebaran virus Covid-19 di Pasar Perumnas Klender ini bermula dari ditemukannya pasangan suami istri yang merupakan berdagang di pasar tersebut dinyatakan positif Covid.
"Jadi awalnya dari pasangan suami istri yang positif dari pasangan suami istri yang ternyata kerjanya dia pedagang Pasar Perumnas (Klender)," kata Kepala Puskesmas Duren Sawit Rita Wedya Astuti saat dihubungi Suara.com, Jumat.
Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp: 081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119.
Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119.
Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.
AYO BACA : Pasar Klender Tak Kunjung Ditutup, Walkot Jaktim Geram

Share this article
Tolong dipakai dulu maskernya di luar, di luar sebelum masuk