TANJUNG PRIOK, AOYJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan meyakini penanganan banjir yang dilakukan Pemprov DKI bisa menyurutkan banjir dlaam waktu kurang dari 6 jam. Memasuki musim hujan ini, jakarta kerap dikepung banjir baik karena hujan, atau kiriman air dari hulu.
Tugas melakukan penyurutan banjir dalam waktu enam jam itu disampaikan Anies dalam apel siap siaga yang dihadiri oleh petugas dari Pemprov DKI, kepolisian, dan TNI. Melakukan penyurutan air itu disebutnya menjadi salah satu tanggung jawab aparat.
AYO BACA : Hadapi Iklim Baru saat Pandemi, Pelaku Pariwisata Butuh Sertifikat CHSE
"Genangan bisa surut dalam waktu kurang dari 6 jam, tanggung jawab kita menyiapkan seluruh kekuatan untuk bisa mengeringkan dalam waktu kurang dari 6 jam," ujar Anies di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (4/10/2020).
Para petugas harus melakukan kolaborasi dengan melakukan deteksi serta peringatan dini akan datangnya banjir. Setelah itu semua saluran dan sistem drainase harus dipastikan bisa lancar mengalirkan air yang datang dari mana saja termasuk pinggir pantai.
AYO BACA : Dalam 10 Bulan, Gulkarmat Jakut Lakukan 461 Operasi Penyelamatan
"Perhatian kita pada penanganan banjir bukan saja air dari pegunungan, bukan saja hujan lokal tapi juga di kawasan pesisir pantai," pungkasnya.
Anies mengatakan, tanggung jawab lainnya para petugas adalah menjamin keselamatan warga. Tidak boleh ada orang yang jadi korban karena peristiwa banjir.
"Memastikan seluruh warga selamat. tanggung jawab kita memastikan seluruh semua selamat jangan ada korban," pungkasnya.
AYO BACA : Akomodasi Hobi Bersepeda Warga Ibu Kota, Lintasan Pilar Jati Bike Park Resmi Dibuka

Share this article
Para petugas harus melakukan kolaborasi dengan melakukan deteksi serta peringatan dini akan datangnya banjir. Setelah itu semua saluran dan sistem drainase harus dipastikan bisa lancar mengalirkan air yang datang dari mana saja termasuk pinggir pantai.