AYOJAKARTA.COM - Menjalankan ibadah puasa menjadi hal yang wajib dilakukan seluruh umat Muslim selama datangnya bulan suci Ramadan.
Nyatanya dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan, sebagai umat yang baik tentunya harus disertai dengan ilmu adab agar puasa kita sah dan diterima oleh Allah SWT.
Ada banyak hal-hal bisa kita pelajari tentang ilmu menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan seperti syarat sahnya, ketentuannya, hal-hal yang diperbolehkan dan yang tidak diperbolehkan.
Baca Juga: Amalan Sebelum Buka Puasa yang Dianjurkan dan Baik Dilakukan Selama Bulan Ramadan, Apa Saja?
Seperti halnya ada pertanyan terkait bolehkah kita mandi di siang hari saat sedang berpuasa berikut ini.
Banyak yang menganggap mandi di siang hari membatalkan puasa, namun benarkah anggapan demikian?
Berikut Ayojakarta.com rangkum jawabannya dikutip dari laman resmi Universitas Islam An Nur Lampung, Minggu (26/3).
Dari berbagai mazgab yang dikemukakan beberapa ulama mandi di siang hari saat puasa diperblehkan asalhkan niatnya bukan untuk membatalkan puasa.
Kemudian juga tidak ada air yang masuk ke dalam tubuh melalui lubang-lubang seperti mulut, hidung dan telinga.
Menuangkan air di atas kepala (mandi) pada siang hari saat puasa juga pernah dilakukan oleh Rasulullah SAW.
Hal itu tertuang pada hadist dari Aisyah RA yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim yang artinya:
“Dari Aisyah RA berkata: Rasulullah SAW menuangkan air ke atas kepalanya ketika beliau sedang berpuasa karena sangat panas atau sangat marah.” (HR. Bukhari no. 1926 dan Muslim no. 1112)
Hadist ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW pernah mandi di siang hari saat puasa dan tidak membatalkan puasanya.
Meskipun demikian, para ulama memberikan beberapa syarat dan adab bagi yang ingin mandi di siang hari saat berpuasa agar tidak membatalkan puasanya, seperti:
1. Mandi Dengan Niat yang Baik
Saat hendak mandi haruslah dengan niat yang baik seperti menjaga kebersihan, menyegarkan badan, atau memenuhi syarat ibadah tertentu.
Janganlah mandi dengan niat untuk membatalkan puasa atau menikmati kesenangan duniawi.
2. Mandi Dengan Hati-hati dan Tidak Berlebihan
Saat mandi janganlah menyiram air secara langsung ke seluruh tubuh atau menggunakan shower yang dapat membuat air bisa masuk ke dalam tubuh melalui lubang-lubang tertentu.
Dianjurkan menggunakan gayung atau kain basah untuk membersihkan bagian-bagian tertentu.
3. Mandi Dengan Cepat dan Tidak Berlama-lama
Tidak menghabiskan waktu yang lama untuk mandi sehingga tidak memiliki waktu yang lain untuk beribadah.
4. Mandi Dengan Menjaga Aurat dan Tidak Melihat Aurat Orang Lain
Bagi yang mandi di tempat umum seperti sungai atau kamar mandi bersama, maka hendaklah tutuplah aurat dengan pakaian yang sopan, serta tidak pula melihat aurat orang lain.
Maka dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa mandi di siang hari saat puasa diperbolehkan, asalkan tidak ada niat tertentu dan memperhatikan adab-adab yang ditentukan.***

Share this article
Banyak yang menganggap mandi di siang hari membatalkan puasa, namun benarkah anggapan demikian? Simak penjelasannya.