AYOJAKARTA.COM - Idul Fitri merupakan momen yang dinanti-nanti oleh umat Muslim, akan tiba kembali.
Suasana sukacita bagi hati setiap orang, dan kebaikan merayap di setiap sudut masyarakat.
Dari takbir keliling hingga ziarah kubur, momen ini penuh dengan kegiatan yang membawa berkah dan kebahagiaan bagi semua.
Namun, dalam kegembiraan ini, penting bagi kita untuk merenung dan mengambil inspirasi dari sosok yang menjadi teladan bagi umat Islam, yaitu Rasulullah Muhammad SAW.
Baca Juga: Wajib Tahu, Ada 4 Jurusan Prioritas dalam Seleksi CPNS 2024, Auto Lolos Jadi ASN! Ini Daftarnya
Bagaimana beliau merayakan Idul Fitri?
Berikut informasi yang dikutip oleh Ayojakarta.com dari laman resmi NU Online (02/04/2024).
1. Mengumandangkan Takbir
Rasulullah SAW, sebagai tanda syukur atas datangnya hari yang suci, mengumandangkan takbir dari malam hingga pagi Idul Fitri.
Tindakan ini sesuai dengan petunjuk Allah SWT dalam Surat Al-Baqarah ayat 185, yang mengajarkan umat untuk bersyukur.
2. Memakai Pakaian Terbaik
Hadits yang diriwayatkan Al-Hakim menunjukkan bahwa Rasulullah mandi, memakai wewangian, dan mengenakan pakaian terbaiknya pada hari raya Idul Fitri.
Hal ini mencerminkan kebersihan dan kemuliaan yang diperintahkan dalam agama Islam.
3. Makan Sebelum Shalat Ied
Sebelum melaksanakan shalat Ied, Rasulullah SAW biasanya memakan kurma dengan jumlah ganjil sebagai tindakan untuk membedakan hari raya dari hari-hari biasa.
Hal tersebut adalah sunnah yang dianjurkan untuk diikuti oleh umat Muslim.
Baca Juga: Ada Kabar Status di SIKS-NG Bansos BPNT Cair Lewat Pos dan Kartu KKS Sudah SI, Benarkah?
4. Shalat Ied
Shalat Ied merupakan salah satu sunnah penting dalam merayakan Idul Fitri.
Rasulullah SAW menunaikannya bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya, menunjukkan kebersamaan dan kekompakan umat Islam dalam beribadah.
5. Mendatangi Tempat Keramaian
Dikisahkan bahwa Rasulullah pernah menemani Aisyah untuk menyaksikan pertunjukan atraksi tombak dan tameng pada hari raya Idul Fitri.
Ini menunjukkan bahwa dalam merayakan Idul Fitri, Rasulullah tidak melarang umat untuk menikmati kegembiraan yang halal dan bermanfaat.
6. Mengunjungi Rumah Sahabat
Tradisi silaturahim atau saling berkunjung sangat dianjurkan dalam Islam, terutama pada momen Idul Fitri.
Rasulullah dan para sahabatnya aktif dalam mengunjungi rumah sahabat-sahabatnya, saling mendoakan kebaikan dan mempererat tali persaudaraan.
Inspirasi dari cara Rasulullah merayakan Idul Fitri telah menjadi contoh bagi umat Islam selama berabad-abad.
Dalam setiap langkahnya, beliau menunjukkan kesederhanaan, kebaikan, dan kebersamaan yang menjadi inti dari ajaran Islam.
Sebagai umat Islam, mari kita merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan kebersamaan.

Share this article
Tahukah kamu, bagaimana cara Rasulullah SAW dalam merayakan idul fitri, perlukah membeli baju baru di hari raya