AYOJAKARTA.COM — Haid adalah siklus alami yang dialami oleh perempuan setiap bulannya.
Setelah darah haid berhenti, seorang muslimah diwajibkan melakukan mandi janabah atau junub untuk menghilangkan hadats besar.
Mandi wajib ini berbeda dengan mandi biasa, karena memiliki tata cara yang perlu diperhatikan untuk memastikan kesucian diri.
Dikutip dari laman NU Online, Selasa, 27 Agustus 2024, mandi wajib memiliki dua rukun utama yang harus dipenuhi yaitu niat dan meratakan air ke seluruh tubuh.
Baca Juga: Gara-gara Botol Sampo, Foto Laura Basuki di Kamar Mandi Ini Jadi Viral
1. Niat
Niat merupakan syarat utama yang harus dilakukan dalam hati bersamaan dengan saat pertama kali mengguyurkan air ke badan.
Penting untuk diingat bahwa niat mandi wajib harus menyertakan niat untuk menghilangkan hadats besar, bukan sekadar niat mandi biasa.
Contoh niat mandi wajib setelah haid adalah sebagai berikut:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ مِنَ الْحَيْضِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَىArtinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar disebabkan haid karena Allah Ta’ala."
Baca Juga: Psikologi: 8 Karakter Tersembunyi Dilihat dari Kebiasaan Ketika Mandi, Ada Senang Mainin Sabun Loh!
2. Meratakan Air ke Seluruh Tubuh
Setelah niat, rukun kedua adalah meratakan air ke seluruh tubuh. Air harus mengalir ke seluruh anggota badan tanpa terkecuali, termasuk sela-sela kuku, rambut, dan bagian tubuh yang tersembunyi. Pastikan bahwa tidak ada bagian tubuh yang luput dari basuhan air.
Tata Cara Mandi Wajib Setelah Haid
Berikut adalah langkah-langkah dalam melaksanakan mandi wajib setelah haid:
-
Bersihkan Area Kewanitaan
Dimulai dengan membersihkan area kewanitaan menggunakan air yang mengalir. -
Niat dalam Hati
Niatkan dalam hati untuk mandi wajib setelah haid, dengan niat yang benar sebagaimana dijelaskan di atas. -
Basuh Seluruh Tubuh
Guyurkan air ke seluruh tubuh, dimulai dari kepala, lalu meratakan air ke seluruh bagian tubuh. Pastikan setiap bagian tubuh terkena air, termasuk sela-sela rambut dan bagian yang tersembunyi. -
Cek Ulang Basuhan
Pastikan tidak ada bagian tubuh yang terlewat dari basuhan air. Ulangi basuhan jika perlu untuk memastikan kesucian diri.
Mandi wajib setelah haid adalah kewajiban bagi setiap muslimah untuk kembali suci dari hadats besar.
Setelah melaksanakan mandi wajib, seorang muslimah kembali boleh melaksanakan ibadah-ibadah wajib seperti shalat, puasa, dan lainnya.***

Share this article
Setelah darah haid berhenti, seorang muslimah diwajibkan melakukan mandi janabah atau junub untuk menghilangkan hadats besar.