AYOJAKARTA.COM- Dimulai pada Sabtu 7 Juni 2025 atau 11 Zulhijah 1446 H, jemaah Indonesia akan melakukan lempar jumrah di 3 titik selama hari Tasyrik di 3 hari ke depan.
Jemaah haji akan melontarkan di tiga titik jumrah. Dimulai dari jumrah Ula, jumrah Wustha, dan juga jumrah Aqabah.
Waktu melempar jumrah pada Hari Tasyrik dimulai dari setelah tergelincirnya matahari hingga terbitnya fajar.
Baca Juga: Sudah Lempar Jumrah Terakhir, Jemaah Indonesia Terlihat Khusyuk Panjatkan Doa
Proses ini memperingati peristiwa pelemparan batu oleh Nabi Ibrahim terhadap godaan setan yang mencoba menghalangi Nabi Ibrahim menaati perintah Allah untuk mengorbankan atau menyembelih putranya Nabi Ismail.
Menteri Agama, Nassaruddin Umar mengingatkan jemaah haji untuk tidak sekedar melempar batu saat lempar jumrah, namun juga membuang seluruh sifat buruk di dalam diri dan menjadi fitrah atau suci ketika kembali ke Tanah Air.
“Makna pelemparan jumrah adalah tentang mengusir segala bentuk godaan dan sifat buruk dalam diri kita, keserakahan, amarah, pelit, suka memfitnah, berbohong, dan mencela orang lain. Tinggalkan semua itu di sini, kuburkan sifat-sifat buruk itu di sini,” jelas Menag.***

Share this article
Waktu melempar jumrah pada Hari Tasyrik dimulai dari setelah tergelincirnya matahari hingga terbitnya fajar.