Wajib Tahu! Cara Melakukan Salat Tahajud di Bulan Ramadan Menurut Ustaz Adi Hidayat: Ada 2 Perbedaan

- Jumat, 17 Maret 2023 | 15:51 WIB
Ustaz Adi Hidayat sebut terdapat perbedaan dalam menjalankan salat Tahajud setelah melakukan salat Witir di bulan Ramadan. (YouTube/Adi Hidayat Official)
Ustaz Adi Hidayat sebut terdapat perbedaan dalam menjalankan salat Tahajud setelah melakukan salat Witir di bulan Ramadan. (YouTube/Adi Hidayat Official)

AYOJAKARTA.COM – Pada bulan Ramadan, ibadah yang identik dan hanya bisa dilakukan di bulan Ramadan adalah menjalankan puasa dan salat Tarawih.

Puasa di bulan Ramadan adalah wajib hukumnya dan akan dilakukan selama sebulan penuh.

Sama halnya dengan puasa, salat Tarawih juga akan dilakukan selama satu bulan penuh dan dilakukan setelah salat Isya.

Baca Juga: Asik! Pemerintah Resmi Umumkan Bansos Ramadan 2023 Berupa Sembako, Bagaimana Cara Mendapatkannya?

salat Tarawih di bulan Ramadan ada yang menjalankan sebanyak 8 rakaat, ada juga yang menjalankan 20 rakaat.

Setelah salat Tarawih akan ditutup dengan salat Witir sebanyak 3 Rakaat.

“Secara bahasa Witir itu adalah segala yang ganjil,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Baca Juga: Sudah Diumumkan! 4 Golongan Ini yang Bakal Dapat Bansos Ramadan Beras, Telur, dan Ayam, Siapa Saja?

Ustaz Adi Hidayat menerangkan maksud dari ganjil itu bukan dalam perkara ganjil genap dalam angka, tetapi dalam maksud sifat Allah SWT tentang keesaan dan Allah SWT yang tunggal dan Allah SWT menyukai yang ganjil.

Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa Allah SWT itu sempurna dan menyenangi orang-orang yang mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dilansir AyoJakarta.com dari YouTube Qultum TV pada Jumat, 17 Maret 2023, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa terdapat perbedaan dalam menjalankan salat Tahajud setelah melakukan salat Witir di bulan Ramadan.

Baca Juga: Harus Tahu Sebelum Ramadan! Doa Ini Jangan hanya Dibaca Tapi Hayati di Sela Salat Tarawih, Niscaya Diampuni

Beliau menerangkan apabila dalam konteks ibadah, yang dimaksud dengan Witir memiliki dua pendekatan.

Pendekatan pertama adalah pendekatan yang sudah disepakati oleh para ulama.

Halaman:

Editor: Tedi Rukmana

Sumber: YouTube Qultum TV

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X