TEBET, AYOJAKARTA - Di tengah musim penghujan ini, kamu harus memperhatikan pengamanan kelistrikan di rumah. Apa alasannya?
Sebab, curah hujan yang tinggi memicu terjadinya genangan. Genangan air yang masuk ke rumah, bahkan tetesan air hujan dari atap rumahmu yang terkena stop kontak atau barang elektronik berpotensi menyebabkan terjadinya korsleting listrik yang bisa menyebabkan kebakaran.
Pemprov DKI melalui akun Instagram resminya @dkijakarta membagikan langkah-langkah pencegahan dan apa yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran akibat korsleting listrik.
a. Antisipasi kebakaran akibat korsleting
-
Matikan lampu dan cabut kabel saat selesai pakai peralatan listrik. Jangan biarkan kabel standby di steker.
-
Tidak menumpuk steker.
-
Tidak mengganti sekring pemutus arus induk tanpa izin.
-
Rawat instalasi listrik secara berkala.
-
Usahakan punya APAR di rumah.
-
Jauhkan benda yang mudah terbakar dari instalasi listrik.
-
Periksa kondisi kabel, panel listrik, sambungan kabel (disarankan memperbaharui listrik di rumah 5 tahun sekali)
b. Lakukan ini saat kebakaran listrik
-
Segera matikan aliran listrik.
-
Jika ada, bunyikan tanda bahaya atau alarm
-
Segera hubungi Jakarta Siaga 112 dan PLN di nomor 123
-
Padamkan kebakaran menggunakan dry chemical atau CO2. Jangan padamkan sumber kebakaran dengan air dan busa.
-
Jika kebakaran tidak dapat dikendalikan, evakuasi. Utamakan keselamatan jiwa kamu.

Share this article
Pemprov DKI melalui akun Instagram resminya @dkijakarta membagikan langkah-langkah pencegahan dan apa yang harus dilakukan.