JAKARTA, AYOJAKARTA.COM- Pergantian tahun identik dengan perayaan yang dilakukan pada malam harinya.
Namun, hampir dua tahun kondisi pandemi Covid-19 masih terjadi membuat perayaan malam Tahun Baru dibatasi termasuk di Jakarta untuk tahun ini bahkan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengirim pesan khusus ke warga Ibu Kota.
Riza Patria meminta warga mematuhi Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) dan Keputusan Gubernur (Kepgub) saat merayakan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 atau Nataru.
Baca Juga: Perhatian! Jelang Libur Tahun Baru, Jalur Puncak Ditutup 3 Hari, Ini Tanggalnya
"Intinya semua harus patuh dan taat pada aturan yang ada, kami minta tidak bepergian ke luar negeri, daerah, tak perlu berkumpul, tak perlu ada (perayaan) malam Tahun Baru," kata Wagub DKI di Balai Kota, Jumat (24/12/2021).
Melansir SuaraJakarta.id-jaringan Ayojakarta.com, Minggu (26/12), sekalipun tidak ada penyekatan di beberapa titik yang selama ini ramai, ungkap Wagub, kumpul-kumpul tidak diperkenankan.
Baca Juga: Ingin Rayakan Tahun Baru di Kota Bandung? Cek Dahulu Lokasi Ganjil-Genap di Kota Kembang
Dari segi keamanan, Riza mengatakan, Pemprov DKI Jakarta bersama dengan TNI dan Polri bekerjasama memastikan Nataru bisa berjalan khidmat, kondusif dan tidak ada kerumunan demi menghindari penyebaran Covid-19
Koordinasi terus kami lakukan bersama aparat keamanan. Kami jamin pengamanan akan dilakukan sebaik mungkin, agar Natal dan Tahun Baru berlangsung dengan baik dan tidak ada kerumunan yang dapat timbulkan penyebaran Covid-19," ujar Wagub DKI.
Lebih lanjut Riza menekankan agar masyarakat jangan melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan mobilitas dan menyebabkan kerumunan mengingat telah adanya varian baru Covid-19, Omicron di Jakarta.
"Kita harus ingat tahun-tahun sebelumnya selalu saja ada peningkatan di akhir tahun, itu harus jadi pelajaran. Sekalipun DKI telah 11,3 juta tervaksin tidak berarti kita bisa lengah dan euforia, tapi harus waspada dan laksanakan protokol kesehatan," tandasnya.

Share this article
sekalipun tidak ada penyekatan di beberapa titik yang selama ini ramai, ungkap Wagub, kumpul-kumpul tidak diperkenankan.