JAKARTA, AYOJAKARTA.COM- Pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di DKI Jakarta akan dilakukan oleh personel gabungan salah satunya dari TNI-Polri.
Tak tanggung-tanggung, sebanyak 8.000 personel TNI-Polri dikerahkan untuk pengamanan Nataru tahun ini.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyebut, 8.000 personel itu telah disiapkan untuk Operasi Lilin Jaya 2021 pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022.
Baca Juga: Catat! Ganjil-Genap di 4 Ruas Tol saat Nataru Batal
"Untuk kegiatan pengamanan Natal dan Tahun Baru tahun ini kekuatan Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya dan Pemda DKI Jakarta jumlah kekuatan seluruhnya berjumlah 8.000 personel," ujar Zulpan, Selasa (21/12/2021).
Melansir SuaraJakarta.id-jaringan Ayojakarta.com, Rabu (22/12), Kabid Humas mengungkapkan, ribuan personel tersebut nantinya akan disebar di berbagai lokasi yang menjadi objek keramaian selama perayaan Natal dan Tahun Baru antara lain gereja, pusat perbelanjaan, tempat rekreasi serta titik keramaian lainnya.
Baca Juga: Pesan Anies saat Jakarta Terapkan PPKM Level 1 dan Pembatasan Nataru: Jangan Lengah
Personel gabungan yang diterjunkan dalam Operasi Lilin Jaya 2021, ungkapnya, juga ditugaskan mengawasi penerapan pembatasan jam operasional beberapa jenis usaha seperti tempat hiburan, mal dan sebagainya yang dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 22.00 WIB selama berlangsungnya Operasi Lilin Jaya 2021.
Baca Juga: Jelang Nataru, Pemerintah Daerah Diminta Awasi Prokes di Tempat Wisata
"Jadi setelah 22.00 WIB akan dilakukan penertiban atau pembersihan oleh petugas gabungan dari Polda Metro Jaya, dibantu Kodam Jaya dan Pemprov DKI, yakni Satpol PP. Jadi diharapkan saat pukul 00.00 tak ada lagi kerumunan," tandas Kabid Humas.

Share this article
Pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di DKI Jakarta akan dilakukan oleh personel gabungan salah satunya dari TNI-Polri.