AYOJAKARTA.COM - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi bencana alam di Jakarta.
Informasi ini berisi prakiraan wilayah yang memiliki potensi gerakan tanah atau tanah longsor untuk periode Mei 2026.
Data tersebut disusun berdasarkan hasil tumpang susun antara peta kerentanan gerakan tanah dan prakiraan curah hujan bulanan dari BMKG.
Pemerintah meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, khususnya di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Sejumlah kecamatan di dua wilayah ini masuk dalam kategori Zona Menengah potensi gerakan tanah.
Pada zona ini, longsor dapat terjadi jika intensitas curah hujan berada di atas normal.
Kondisi tersebut sering dipicu oleh adanya gangguan pada lereng atau lokasi yang berada di dekat tebing jalan dan lembah sungai.
Berikut adalah daftar 9 wilayah kecamatan yang perlu diwaspadai karena rawan gerakan tanah:
- Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan.
- Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
- Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
- Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
- Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
- Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
- Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
- Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.
- Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
BPBD DKI Jakarta mengingatkan bahwa potensi bahaya bisa meningkat menjadi Zona Tinggi jika hujan ekstrem terus mengguyur.
Pada kondisi tersebut, longsoran lama yang sudah tidak aktif dapat muncul kembali dan membahayakan warga sekitar.
Oleh karena itu, para lurah dan camat diminta untuk terus memantau kondisi lapangan.
Beberapa langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum bencana terjadi. Hindari membangun rumah atau bangunan permanen di area lereng, tebing, atau pinggiran sungai yang tidak stabil.
Pastikan Anda membuat saluran air atau selokan yang kuat untuk mengalirkan air hujan dengan lancar.
Melakukan pemadatan tanah dan memperkokoh fondasi bangunan juga sangat disarankan untuk mengurangi risiko keretakan.
Bagi warga yang sudah bermukim di area rawan, sangat penting untuk melakukan penghijauan dengan tanaman yang memiliki akar kuat.
Selalu pantau informasi mengenai peringatan dini gerakan tanah dari media atau instansi resmi.
Jangan lupa untuk menyiapkan Tas Siaga Bencana guna mengantisipasi keadaan darurat yang bisa datang tiba-tiba.
Segera lakukan evakuasi mandiri dan jangan menunda untuk mengungsi ke tempat aman jika terjadi cuaca ekstrem yang berkepanjangan.***
Share this article
BPBD DKI memperingatkan potensi tanah longsor Mei 2026 di Jakarta Selatan & Timur akibat curah hujan tinggi. 9 kecamatan masuk Zona Menengah. Warga diimbau waspada, pantau info, dan siapkan Tas Siaga.