AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Bina Marga DKI, resmi memulai pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang atau JPO Pejaten, Jakarta Selatan.
Pembangunan JPO Pejaten ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keselamatan pejalan kaki sekaligus memperkuat wajah kawasan yang lebih ramah lingkungan.
Proyek ini dirancang dengan mengusung konsep green lifestyle yang selaras dengan karakter kawasan Pejaten yang dikenal rindang dan dekat dengan area konservasi.
Pembangunan JPO tersebut diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyeberangan yang aman dan nyaman, tetapi juga menjadi elemen ruang publik yang mendukung mobilitas berkelanjutan.

Dengan desain yang modern dan memperhatikan aspek lingkungan, JPO Pejaten diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk semakin mengutamakan berjalan kaki dalam aktivitas sehari-hari.
Konsep Desain:
- Dominasi warna hijau yang memberi kesan sejuk
- Fasad dinamis dan atraktif
- Terinspirasi bentuk pohon sebagai simbol paru-paru kota
- Mendukung identitas kawasan yang dekat dengan Ragunan

Spesifikasi JPO Pejaten
- Dimensi: Panjang kurang lebih 35,5 meter, Lebar JPO 3 meter
- Fasilitas: Lift, CCTV, Lampu artistik
- Material Utama: Struktur baja, lantai WPC (Wood Plastic Composite)
- Railing stainless steel dan expanded metal mesh.

Berlokasi di Jalan Warung Jati Barat, JPO Pejaten akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti lift, CCTV, dan lampu artistik untuk mendukung kenyamanan pengguna.
Rencananya, pekerjaan pondasi akan dilakukan pada Juni-Juli 2026 dengan kegiatan bore pile, pile cap, dan pengecoran.
Untuk pekerjaan baja dilakukan pada Agustus-September, arsitektur pada September-November, dan elektrikal pada Oktober-Desember.***

Share this article
Proyek ini dirancang dengan mengusung konsep green lifestyle yang selaras dengan karakter kawasan Pejaten.