AYOJAKARTA.COM – Berdasarkan hasil quick count dari beberapa lembaga survei, paslon nomor urut 02 Prabowo-Gibran berhasil meraih suara sebesar 50% lebih.
Walaupun beberapa lembaga menampilkan hasil survei yang berbeda, namun tetap saja seluruh Lembaga menampilkan suara Prabowo-Gibran di atas 50%.
Di samping itu, TKN Prabowo-Gibran menyebutkan bahwa Pemilu 2024 ini sudah relative lebih baik dibandingkan dengan pemilu sebelumnya, yakni tahun 2019 dan 2014.
“Tanggal 14 kemarin kita sudah menyaksikan sebuah pemilihan umum yang relatif jauh lebih baik ketimbang pemilu-pemilu sebelumnya, baik itu di 2019 maupun di 2014,” ucap Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gerinda Fadli Zon, dikutip dari kanal YouTube Indonesia Lawyers Club, Jumat, 26 Februari 2024.
TKN Prabowo-Gibran juga percaya bahwa pemilihan umum yang dilaksanakan pada tahun ini merupakan sebuah kehendak rakyat bukan karena paksaan.
“Kita sebagai orang yang percaya dengan demokrasi, tentu pemilihan umum ini adalah kehendak rakyat, sebuah manifestasi dari kedaulatan rakyat, rakyat datang ke TPS untuk memberikan suara mereka, untuk memberikan pilihan mereka dan itu sudah terjadi,” kata Fadli Zon.
Fadli Zon juga menyinggung terkait hasil quick count yang menampilkan bahwa paslon Prabowo-Gibran menang walaupun belum secara resmi.
Bahkan dalam hal ini, calon presiden (capres) Prabowo Subianto menyampaikan untuk tetap menunggu hasil real count yakni hasil resmi dari KPU.
“Kita sudah lihat hasil quick count, walaupun hasil quick count ini bukan merupakan hasil resmi dan saya kira pak Prabowo sudah menyampaikan dalam pidato untuk tunggu hasil real count, hasil resmi dari KPU,” jelas Fadli Zon.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Unggul di 'Kandang Banteng', Apa Alasannya?
Fadli Zon juga menjelaskan bahwa metode quick count ini digunakan oleh lembaga survei, dan bahkan lembaga survei ini merupakan lembaga independen dan tidak bisa didikte, sehingga minim akan kecurangan yang terjadi.
“Quick count ini adalah sebuah metodologi statistik yang selama ini juga sangat lazim digunakan oleh para lembaga survei, setidaknya yang kita lihat dari enam lembaga yang ada itu sebagian besar lembaga yang independen, mereka tidak bisa didikte, dan hasilnya kurang lebih sama,” terang Fadli Zon.***

Share this article
TKN Prabowo-Gibran menyebutkan bahwa Pemilu 2024 ini sudah relative lebih baik dibandingkan dengan pemilu sebelumnya.