AYOJAKARTA.COM -- Sidang perdana Mario Dandy dan Shane Lukas akhirnya digelar pada Selasa, 6 Juni 2023 kemarin.
Namun, ada fakta baru yang diungkapkan oleh ayah Shane Lukas, Tagor Lumbantoruan sebelum adanya sidang perdana ini.
Tagor Lumbantoruan menyebut bahwa sebelumnya ada upaya dari pihak Mario Dandy untuk mempengaruhi Shane Lukas.
Dilansir dari YouTube Metrotv pada Rabu, 7 Juni 2023 Tagor menyebut bahwa Shane sempat ditawari uang dan sebuah Handphone.
Penawaran tersebut dilakukan saat keduanya berada di Rutan Polda Metro Jaya.
Menurut keterangannya, om Mario Dandy datang untuk menawarkan uang sebesar Rp 1,5 juta dan handphone.
“karena di awal yah saya akan bilang, waktu di Polda pun si Mario ini berusaha memberikan sesuatu kepada Shane dan mengaku yang mengantar itu om nya Mario,” kata Tagor Lumbantoruan.
Baca Juga: Arogansi Mario Dandy Masih Berlanjut, Sogok Shane Lukas dengan Uang dan HP Dalam Sel! Untuk Apa?
Waktu itu beruntung ada petugas dari Polda yang saat itu memeriksa dan ternyata ada uang Rp1,5 juta dan handphone.
“tapi terimakasih kepada pihak Polda yang jaga disana benar-benar difilter ditanya dan yang memberikan uang Rp 1,5 juta dan sebuah handphone,” lanjutnya.
Tagor juga menjelaskan bahwa putranya menolak, karena menurutnya apapun itu pihak keluarga harus mengetahuinya.
Baca Juga: Shane Lukas Minta Tak Satu Sel dengan Mario Dandy dan Janjikan Ungkap Kebenaran, Teman Jadi Lawan?
“Shane bilang ini semuanya tidak bisa saya terima, saya tidak bisa mengambil keputusan yang salah, hal-hal ini harus melalui PH saya dan diketahui orang tua saya, saya tidak akan terima,” kata Shane.
Tak hanya uang dan ponsel, ayah Shane juga mengatakan bahwa sebelum ada transaksi tersebut, ada telepon gelap yang mencoba menghubungi teman-teman Shane.
"Sebelum handphone itu diantar, masih ada telepon gelap ke kawan-kawannya Shane," katanya.***(Linda Wati)

Share this article
Namun ada fakta baru yang diungkapkan oleh ayah Shane Lukas, Tagor Lumbantoruan sebelum adanya sidang perdana ini.