AYOJAKARTA.COM - Anies Baswedan, mantan Gubernur DKI Jakarta, maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang telah diusung oleh Partai Nasdem.
Belakangan ini dalam sebuah wawancaranya yang diunggah pada kanal akun YouTube pribadinya, Anies Baswedan memberikan sorotan terhadap beberapa sektor yang perlu diperbaiki jika dirinya terpilih sebagai presiden.
Sorotan tersebut diberikan Anies Baswedan pada pertanyaan yang diajukan oleh netizen dalam sebuah sesi tanya jawab pada sebuah wawancaranya.
Dalam video tersebut Anies Baswedan menerima sekitar 300 pertanyaan dari netizen yang dikurasi menjadi beberapa kategori.
Salah satu kategori terbesar adalah komentar dukungan yang menyambut langkah-langkah yang telah diambilnya.
Namun, tidak dapat dihindari bahwa ada juga suara-suara kritik yang disampaikan dalam komentar-komentar tersebut.
Salah satu pertanyaan menarik yang diajukan adalah mengenai apa yang perlu diperbaiki di Indonesia jika Anies Baswedan terpilih sebagai presiden.
Pertanyaan tersebut mencakup berbagai sektor, seperti kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan kebudayaan.
“Itu perlu diterapkan dalam semua aspek jadi sektor yang ada di Indonesia ini banyak dari mulai sektor kesehatan pendidikan sampai infrastruktur sampai kebudayaan Jadi kami ingin di setiap sektor itu,” ungkap Anies Baswedan, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Anies Baswedan, Kamis, 1 Juni 2023.
Anies Baswedan memberikan penekanan khusus pada sektor pendidikan dan isu kesempatan untuk kesetaraan masyarakat Indonesia.
Anies Baswedan menyoroti fakta bahwa meskipun banyak siswa yang masuk Sekolah Dasar (SD) sebanyak 5,6 juta, namun hanya sekitar 3 juta yang berhasil lulus SMA dan SMK.
Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan dan ketidaksetaraan kesempatan dalam pendidikan di Indonesia.
Baca Juga: Soal Cawe-cawe Jokowi di Pilpres 2024, Anies Baswedan Akui Ada Kekhawatiran Namun Tegaskan Soal Ini
Dalam menjawab pertanyaan tersebut, Anies Baswedan menyatakan bahwa kesetaraan kesempatan akan menjadi salah satu misi utamanya jika terpilih sebagai presiden.
Anies Baswedan juga menjelaskan dengan mengambil contoh konkret, ia membicarakan pentingnya kesetaraan kesempatan dalam pengembangan taman di Jakarta.
Anies Baswedan mengamati bahwa daerah dengan tingkat sosial ekonomi yang lebih tinggi memiliki lebih banyak taman dibandingkan daerah yang kurang berkembang.
Hal ini mengindikasikan adanya ketidakadilan dalam kesempatan untuk menikmati ruang publik.
Baca Juga: Tanggapan Anies Baswedan Soal Isu Jokowi Cawe-Cawe Pilpres 2024: Kami Berharap Seperti Semula
Oleh karena itu, Paris berkomitmen untuk mendorong kesetaraan kesempatan di berbagai sektor, termasuk pendidikan dan lingkungan.
Anies Baswedan juga mengakui bahwa perbaikan dalam hal kesetaraan kesempatan tidak bisa dicapai dengan cepat, tetapi melalui perjalanan panjang sebagai sebuah bangsa.
Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga menyoroti fakta bahwa perekonomian terpusat di Jawa telah berdampak pada pemisahan keluarga, di mana anak-anak dikirim ke luar daerah untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik.
Anies Baswedan berpendapat bahwa kesetaraan kesempatan berarti individu tidak perlu terpisah dari keluarga mereka untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.
Kesimpulannya, Anies Baswedan menekankan pentingnya melakukan introspeksi dan perbaikan secara berkelanjutan.***

Share this article
Anies Baswedan memberikan penekanan khusus pada sektor pendidikan dan isu kesempatan untuk kesetaraan masyarakat Indonesia.