AYOJAKARTA.COM - Kini perubahan karakter Brigadir J usai jadi ajuda Putri Candrawathi di rumah Ferdy Sambo sedang jadi sorotan.
Adanya perubahan karakter Brigadir J ini dikarenakan adanya penjelasan dari ahli psikologi yang membeberkan fakta ini di ruang sidang.
Seorang ahli psikologi, Reni Kusumawardhani mebongkar beberapa perubahan sikap dari Brigadir J usai menjadi ajudan Putri Candrawathi.
Perubahan sikap dan kepribadian almarhum yosua ini cukup mencolok hingga menarik perhatian.
Baca Juga: Gempa M 3,8 Goyang Kuningan Jawa Barat, Getarannya Dirasakan Warga Cirebon Sampai Majalengka
Reni Kusumawardhani mengungkapkan berbagai kepribadian baik yang dimiliki Brigadir J di awal masa kerjanya.
"Di awal masa kerjanya sebagai polisi, dikenal sebagai anggota yang cekatan, memiliki dedikasi, sigap, patuh," dikutip AyoJakarta.com dari YouTube Kompas.com pada Kamis (22/12/2022).
"Mampu bekerja dengan baik tidak menonjol, dan layak untuk direkomendasikan sebagai ADC pejabat tinggi kepolisian," tambahnya.
Berbeda dengan Brigadir J yang sudah diangkat menjadi kepala ajudan di rumah Ferdy Sambo.
Terlebih tugas Brigadir J adalah untuk mendampingi Putri Candrawathi.
Sejumlah rekan dan beberapa informasi disebutkan sesuai dan mendukung dengan perubahan sikap dari Brigadir J setelah menjadi kepala ajudan Ferdy Sambo.
"Penampilannya terkesan lebih mewah dari sebelumnya, menunjukkan power dominasi pada ADC dan perangkat rumah tangga lain," jelasnya mengakhiri.
Namun sederet perubahan kepribadian dari Brigadir J malah dianggap wajar oleh sejumlah netizen.
Pada kolom komentar beberapa orang mengatakan jika perubahan karakter Yosua wajar, karena jabatan yang diembannya lebih tinggi.
"Wajarlah alm J bersikap seperti itu...
Dia memiliki tanggung jawab yg lebih besar dibanding yg lainnya...," tulis akun Hartawan Sugiyono.
"Ibu pasti nanya ke org yg gak suka sama Yosua. Padahal perubahannya juga masih wajar2 aja.
Suka berpakaian mewah? Wajaarr.. tinggal di Jkt lingkungan & pergaulan lebih mentereng, menyesuaikanlah, Susi aja pake baju bermerk .
Mudah marah, menunjukkan power, dominasi lebih, merasa lebih dipercaya? Wajaarr.. dia kepala ADC tuntutan kerja pasti lebih berat, aada yg gk beres ya pasti dia yg bertanggung jawab.
Yang pasti itu semua bukan menjadi alasan seorang Yosua tega melakukan perkaosan apalagi membanting2 istri seorang jenderal dan setelah melakukan itu dia masih ikut rombongan, masuk ke rmh korbannya (rmh sang jenderal), masih ikut ngangkutin barang2, ikut PCR, bahkan msh ikut perintah utk pergi ke duren tiga, semobil dgn korbannya.
Nalarnya sampai dsitu aja. Udah. Itu cerita pelecehan sama sekali NON SENSE!," akun Er Zia membeberkan sejumlah alasan.
"Wajar dia berubah dalam penampilan, dia kan pindah Jakarta jadi lainlah penampilan, di jkt apa yg tdk ada jadi wajar jhosua memiliki semuanya, dia berubah temperemantal bukan karena dia sombong karena sudah jadi ajudan itu kan tuntutan dia jadi ajudan harus tegas kepada art dan ajudan lainnya karena PC dan fs itu orgnya keras dan disiplin tinggi, ibu jgn menilai ajudan2 di duren tiga dan Saguling mereka itu kan iri dan mereka pasti bela majikanya," tulis akun Olivia tambayong.
"Mungkin bj berubah karna tekanan pekerjaan.. Mengingat pekerjaannya sangat banyak dan capek," tandas akun Uun Unasih setuju.***

Share this article
"Penampilannya terkesan lebih mewah dari sebelumnya, menunjukkan power dominasi pada ADC dan perangkat rumah tangga lain," jelasnya.