AYOJAKARTA.COM – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jakarta 2024 akan segera dilaksanakan.
Warga Jakarta kini tengah mempersiapkan untuk memilih calon pemimpin yang akan memimpin Jakarta dalam 5 tahun mendatang.
Diketahui ada tiga pasangan calon (paslon) yakni Ridwan Kamil (RK)-Suswono, Dharma Pongrekun-Kun Wardhana dan Pramono Anung-Rano Karno
Jelang Pilkada Jakarta 2024, salah satu paslon yakni Ridwan Kamil (RK) atau yang akrab disapa kang Emil memberikan janji-janji kepada masyarakat Jakarta pada saat ia menjadi gubernur DKI Jakarta nanti.
Salah satu janji yang diucapkan Ridwan Kamil adalah ia akan menganggarkan dana sebesar Rp100- Rp200 juta untuk setiap RW jika nantinya ia terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta.
Eks Gubernur Jawa Barat tersebut menyebutkan anggaran untuk RW tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat Jakarta di tingkat RW dalam menyelesaikan masalah lingkungan tingkat RW dengan mandiri.
Menurut Jubir Ridwan Kamil-Suswono, Prof Fahlino Sjuib, dana RW modelnya adalah partisipasi dari masyarakat dihasilkan melalui musyawarah warga.
“Dana RW seperti tadi saya sempat sebutkan bahwa ini adalah modelnya partisipasi dari masyarakat. Ini dihasilkan melalui rembuk warga dan masyarakat berpartisipasi aktif dalam pembangunan ini” ucap Prof Fahlino Sjuib, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube tvOneNews, pada Rabu, 11 September 2024.
Hal tersebut dilakukan agar nantinya pada saat program dana RW tersebut berjalan akan ada kontrol dari masyarakat.
“Sehingga nantinya begitu program ini berjalan akan ada kontrol sosial dari masyarakat jadi tidak hanya mengandalkan aparat penegakan hukum. tapi kami juga mengandalkan social control daripada masyarakat itu sendiri terhadap penggunaan dana tersebut” ujarnya.
Baca Juga: Akhirnya! Surat Kemensos Terkait Penyaluran Bansos PT Pos Diganti ke KKS Sudah Terbit!
Jubir Ridwan Kamil-Suswono juga mengatakan bahwa program ini akan bagus untuk menciptakan kerukunan antar warga.
“Jadi ini juga akan bagus untuk memastikan bahwa kerukunan antar warga ini juga tercipta karena mereka merencanakan pembangunan di daerahnya di localitynya bersama-sama” tutupnya.

Share this article
Menurut Jubir Ridwan Kamil-Suswono, Prof Fahlino Sjuib, dana RW modelnya adalah partisipasi dari masyarakat dihasilkan melalui musyawarah.