AYOJAKARTA.COM -- Sempat dianggap sebelah mata di awal kemunculan, ribuan warga Jakarta kini berbondong-bondong mendaftar sebagai anggota Tim Oranye atau PPSU.
PPSU atau Penanganan Prasarana dan Sarana Umum yang dikenal dengan Tim Oranye, merupakan unit pekerja di tingkat kelurahan.
Bertanggung jawab mengoptimalkan pelayanan di kelurahan, peluang menjadi anggota PPSU atau Penanganan Prasarana dan Sarana Umum atau Tim Oranye kini dipermudah.
Baca Juga: Ternyata Miskomunikasi! Ribuan Pelamar PPSU, Damkar dan PJLP Padati Balai Kota Jakarta
Selain mampu membaca dan menulis, persyaratan lain yang juga harus terpenuhi untuk menjadi Pasukan Oranye adalah ber KTP Jakarta serta berniat kerja.
Akibat kemudahan persyaratan yang diberikan serta kondisi perekonomian, jumlah calon Pasukan Oranye mendadak membludak.
Dari sebanyak 1,100 kuota yang tersedia, Kantor Balaikota Jakarta hingga hari ini telah menerima pengajuan hingga mencapai 7000 lebih pendaftar.
Bukan hanya diminati oleh para lulusan Sekolah Dasar, kesempatan kerja sebagai anggota PPSU juga diincar oleh Sarjana.
Menurut pengakuan dari para pelamar lulusan Sarjana, kesempatan mendaftar sebagai PPSU diambil karena sulitnya memperoleh pekerjaan.
“Saya sudah berusaha melamar ke perusahaan swasta maupun di negeri, selama ada kesempatan saya apply,” ungkap Septi salah seorang pelamar PPSU.
Terkait dengan membludaknya jumlah pelamar PPSU yang membanjiri Balai Kota, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan tanggapan.
Menurut Pramono, proses rekrutmen PPSU sejatinya dapat dilakukan di masing-masing kelurahan sesuai dengan lokasi pelamar.
Bukan hanya berlaku bagi PPSU atau Tim Oranye, pendaftaran di kelurahan juga berlaku bagi tenaga Penyedia Jasa Lainnya Perorangan atau PJLP di lingkungan Pemda Jakarta.
“Sehingga rekrutmennya, pendaftarannya bisa di kelurahan, tetapi keputusannya di tingkat Walikota yang dilaporkan kepada Gubernur,” jelas Pramono.
Proses pendaftaran sebagai petugas PPSU maupun PJLP di kelurahan, menurut Pramono dilakukan untuk memastikan transparansi.
Selain memastikan tidak adanya keterlibatan atau praktek dari Orang Dalam, penetapan keputusan oleh Walikota juga dilakukan untuk mencegah pungli.
Baca Juga: BSU Tahap 7 Sudah Cair Ya ke 1,2 Juta Pekerja, PPSU DKI Juga Dapat Lho!
Membludaknya jumlah pelamar PPSU, Chico Hakim selaku Jubir Gubernur Jakarta menyatakan sikap prihatin.
Lesunya perekonomian nasional termasuk di Jakarta serta maraknya pemutusan hubungan kerja, menurut Chico menjadi penyebab terbesar.
Lowongan PPSU menurut Chico, merupakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi Jakarta dalam menyediakan lapangan pekerjaan bagi warganya.
Selain PPSU, kesempatan bekerja bagi warga Jakarta juga akan disediakan khususnya untuk Pemadam Kebakaran yang bisa menyerap 1000 tenaga kerja.
Baca Juga: Dibegal Ketika Hendak Berangkat Kerja, Petugas PPSU Alami Luka Sobek di Bagian Tangan
“Kita coba betul-betul bagaimana nanti dalam rekrutmen nanti merekrut saudara-saudara kita yang tepat sesuai posisi,” ungkap Chico.***

Share this article
Sempat dianggap sebelah mata di awal kemunculan, ribuan warga Jakarta kini berbondong-bondong mendaftar sebagai anggota Tim Oranye atau PPSU