SOLO, AYOJAKARTA.COM – Konflik internal Keraton Kasunan Surakarta kembali terjadi pada pekan kemarin. Di mana GKR Wandansari, atau akrab disapa Gusti Moeng dikunci dari dalam keraton bersama para koleganya.
Terkait persoalan tersebut, Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo menegaskan jika konflik yang terjadi di Keraton Kasunanan Surakarta merupakan masalah internal.
Untuk itu, dirinya berpesan kepada penerusnya yakni Gibran Rakabuming Raka maupun Teguh Prakosa tak ikut campur dalam masalah tersebut.
Hal tersebut diungkapkan Rudy, sapaan karib wali kota, menjelang akhir masa jabatannya sebagai wali kota, di Kantor Wali Kota Solo, Kompleks Balai Kota Surakarta.
"Ribut itu kan ribut keluarga sendiri. Itu jangan dibebankan Pemerintah Daerah, itu rampungi (selesaikan) sendiri," kata Rudy, Rabu (17/2/2021).
Rudy itu juga beranggapan, bahwa konflik Keraton Surakarta tersebut adalah urusan internal keluarga dan sudah menjadi bagian urusan pusat, dalam hal ini Pemerintah Pusat.
Selain itu Rudy juga menambahkan bahwa Keraton Surakarta sudah ditangani langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Itu tinggal Presiden-nya bilang, bahwa Rajanya ini, selesai, ini NKRI kok," tegas Rudy.
Seperti diketahui, bahwa beberapa hari yang lalu, kembali terjadi konflik internal Keraton Kasunanan Surakarta.
Terdapat dua putri keraton yang berada di Keputren kompleks keraton diduga "dikunci" tiga hari dua malam dari luar, oleh orang tak dikenal.
![Gibran Rakabuming Raka dan FX Hadi Rudyatmo. [Solopos/Nicolous Irawan]](https://cdn.ayojakarta.com/fill/1200:675/medias/2025/08/19/gibran-dan-rudy.jpg)
Share this article
Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo menegaskan jika konflik yang terjadi di Keraton Kasunanan Surakarta merupakan masalah internal.