TEBET, AYOJAKARTA.COM – Hari ini, Senin (14/12/2020), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada penambahan sebanyak 5.489 kasus kasus positif Covid-19 di Indonesia. Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 623.309 kasus.
Angka itu termasuk 93.396 kasus aktif, 510.957 total kasus sembuh dengan penambahan 5.121 kasus yang berhasil disembuhkan, serta 18.956 kasus meninggal dunia dengan penambahan 137 kasus meninggal. Tidak hanya itu, hari ini juga tercatat ada 64.067 orang yang masuk dalam kategori suspek dengan jumlah sample sebanyak 42.006.
Rekor kasus tertinggi di Indonesia terjadi pada 4 Desember yaitu sebanyak 8.369 kasus. Rekor tersebut dihasilkan dengan jumlah sampel tes mencapai 62.397.
Berikut Ayojakarta rangkum kasus harian Covid-19 secara nasional selama sepekan belakang, yang bersumber dari covid19.go.id:
8 Desember: 5.292 kasus
9 Desember: 6.058 kasus
AYO BACA : Pemprov DKI Larang Perayaan Tahun Baru, Begini Tanggapan PHRI
10 Desember: 6.033 kasus
11 Desember: 6.310 kasus
12 Desember: 6.388 kasus
13 Desember: 6.189 kasus
14 Desember: 5.489 kasus
Kedatangan 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 dalam bentuk jadi pada Minggu (6/12/2020) merupakan wujud upaya pemerintah untuk menyiapkan vaksinasi Covid-19. Rencana detail pelaksanaan vaksinasi tengah difinalisasi dan akan segera diumumkan Desember 2020.
AYO BACA : Inget Ya Gaess, Gak Ada Perayaan Acara Tahun Baru di Jekardah!
Dalam rangka mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Johnny G. Plate, memperkenalkan lima juru bicara pemerintah untuk vaksinasi Covid-19.
Langkah ini merupakan bagian dari strategi komunikasi publik vaksin Covid-19 yang telah dipersiapkan sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo dalam rapat terbatas pada tanggal 19 Oktober 2020 lalu. Dimana, rapat tersebut menekankan agar komunikasi publik mengenai vaksin Covid-19 harus dipersiapkan matang.
Juru bicara pemerintah yang pertama dari Kementerian Kesehatan RI, yaitu Siti Nadia Tarmizi. Siti merupakan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular
Langsung (Dirjen P2PML). Kedua, juru bicara dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Lucia Rizka Andalusia. Dia juga menjabat sebagai Direktur Registrasi Obat Badan POM.
Serta yang ketiga yaitu juru bicara dari PT. Bio Farma, Bambang Herianto. Dia merupakan Corporate Secretary perusahaan holding farmasi Bio Farma.
Siti Nadia, Lucia Rizka, dan Bambang Herianto berperan untuk membangun pemahaman yang tepat terkait kebijakan dan isu terkait serta membangun partisipasi publik untuk mensukseskan program vaksinasi Covid-19 dan penanganan Covid-19.
Sementara, juru bicara yang telah ditunjuk pemerintah sebelumnya, Wiku Adisasmito yang merupakan juru bicara penanganan Covid-19, akan menambah fokus pada aspek sains dari vaksin, serta Reisa Broto Asmoro juru bicara dan duta perubahan perilaku, akan fokus pada menerangkan perilaku hidup sehat yang berbasis pencegahan termasuk vaksinasi.
AYO BACA : Direnovasi, Halte Transjakarta Pasar Baru Tutup hingga 16 Januari 2021

Share this article
Hari ini, Senin (14/12/2020), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada penambahan sebanyak 5.489 kasus kasus positif Covid-19 di Indonesia. Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 623.309 kasus.