SOLO, AYOJAKARTA.COM – Nasabah Maybank Solo, Candraning Setyo kehilangan tabungan sekitar Rp72 juta. Uang tabungannya bertahun-tahun raib di bank cabang Urip Sumoharjo, Solo.
Warga Puspan RT 003 RW 008, Blulukan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar tersebut telah melaporkan kasus tersebut ke Polresta Surakarta dalam surat Nomor STBP/322/VI/2020/Reskrim, 19 Juli lalu.
Pihak Maybank pun memberikan tanggapan berkait kasus yang menimpa itu. Melalui keterangan resmi yang disampaikan Juru Bicara, PT Bank Maybank Indonesia Tbk Tommy Hersyaputera, menjelaskan, terkait raibnya dana nasabah Maybank di Kota Solo.
“Perlu kami jelaskan bahwa transaksi dimaksud dalam pemberitaan adalah transaksi yg dilakukan melalui mobile (digital) banking dan bukan transaksi yg dilakukan di cabang,” tulisnya yang diterima Ayosemarang, Rabu (18/11/2020).
Tommy menjelaskan, Maybank Indonesia menerapkan standar keamanan sistem digital perbankan yang tinggi sebagaimana telah diatur oleh otoritas untuk memastikan integritas serta keamanan atas dana dan setiap transaksi nasabah.
“Terkait pengaduan nasabah yang diterima sejak bulan Juni lalu atas kehilangan dana Rp 72juta dalam rekening Bank, penelusuran kami menunjukkan telah terjadi perpindahan dana melalui mobile banking nasabah,” tuturnya.
Pihaknya juga telah melakukan investigasi, bahwa transaksi perpindahan dana dari rekening nasabah kepada pihak ketiga tersebut dilakukan sesuai mekanisme dan telah melalui fitur keamanan yang ditetapkan dalam transaksi melalui mobile banking. Mekanisme dan fitur keamanan yang sama juga berlaku di industri perbankan pada umumnya.
AYO BACA : Uang Nasabah Maybank Solo Rp72 Juta Raib, Ini Penjelasan Bank
Nasabah senantiasa diingatkan untuk selalu menjaga kerahasiaan User ID dan Password sebagai data yang bersifat pribadi yang dimiliki dan diketahui hanya oleh nasabah, serta menjaga kerahasiaan Transaction Authorization Code (“TAC”) yang hanya dikirimkan ke nomor telepon seluler nasabah yang nasabah daftarkan pada sistem kami.
Sesuai hasil penelusuran tidak ditemukan pelanggaran (‘breach’) pada sistem mobile banking kami yang dapat menyebabkan pelanggaran akses atas rekening nasabah.
Transaksi atas rekening nasabah dilakukan sesuai dengan mekanisme akses dan fitur keamanan yang berlaku bagi transaksi melalui mobile (digital) banking.
“Perlu kami ingatkan disini agar nasabah pengguna mobile (digital) banking senantiasa menjaga keamanan nomor telepon selularnya, khususnya nomor seluler yang didaftarkan pada sistem mobile banking sebagai nomor tujuan pengiriman TAC sebagai kode verifikasi transaksi,” jelas Tommy.
Maybank Indonesia melalui tanggapan ini juga ingin menegaskan kesiapannya untuk membantu nasabah dan pihak otoritas, khususnya dalam penyediaan informasi yang diperlukan bagi lancarnya investigasi dan penyelesaian pengaduan ini.
Diberitakan sebelumnya, salah seorang nasabah Maybank Kota Solo mengakui uangnya raib sebesar Rp72 juta.
Salah satu kuasa hukum korban, Gading Satria Nainggolan, memaparkan, kasus hilangnya tabungan itu dimulai pada 11 Juni silam.
AYO BACA : Kasus Nasabah Maybank, LPS Sebut Hanya Tangani Bank yang Bangkrut
Saat itu, ponsel korban yang terhubung dengan internet banking Maybank tiba-tiba hilang sinyal.
Bahkan kondisi itu terjadi selama beberapa hari sebelum akhirnya korban mendatangi salah satu gerai provider di daerah Purwosari, Solo guna mengurus masalah tersebut.
"Jadi sinyal benar-benar hilang. Tidak bisa untuk telepon, SMS, maupun terima WhatsApp," paparnya.
Namun, korban yang mendatangi gerai provider itu justru memperoleh fakta jika terjadi penerbitan simcard baru pascabayar dengan nomor seluler sama oleh orang yang tidak dikenal bertepatan dengan hilangnya sinyal pada 11 Juni.
Gading mengungkapkan, setelah terjadi penerbitan simcard baru, rekening kliennya langsung dibobol dengan lima transaksi.
"Ada lima transaksi pada 11 Juni 2020, pukul 13.24 WIB sampai 13.32 WIB. Ada transfer ke dua rekening bank masing-masing Rp 25 juta, lalu ada tiga top up ke OVO sebesar Rp 9.801.000, Rp 9.901.000 dan Rp 2.951.000," ujar dia.
Akibat kasus itu, tabungan yang berjumlah sekitar Rp 72 juta hanya tersisa Rp 85 ribu di rekening.
AYO BACA : Libatkan Orang Bank, Begini Modus Pembobolan Rekening Ilham Bintang

Share this article
Pihak Maybank pun memberikan tanggapan berkait kasus yang menimpa itu. Melalui keterangan resmi yang disampaikan Juru Bicara, PT Bank Maybank Indonesia Tbk Tommy Hersyaputera, menjelaskan, terkait raibnya dana nasabah Maybank di Kota Solo.