BANDUNG BARAT, AYOJAKARTA.COM -- Bencana angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada, Jumat (23/10/2020) sekitar jam 12.30 WIB.
Akibat kejadian ini 17 rumah warga Kampung Babakan mengalami kerusakan parah mayoritas pada bagian atap, Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, namun satu warga dilaporkan mengalami luka ringan tertimpa material rumah.
AYO BACA : Musim Hujan, Kabupaten Bogor Siaga Bencana
"Hujannya deras disertai angin, warga kebanyakan sedang sedang berlindung di rumah. Makanya pada kaget," kata Ketua Badan Penanggulangan Bencana (Baguna), KBB, Asep Vijay, Jumat (23/10/2020) sore.
Dia menerangkan, hujan turun sekitar pukul 12.30 WIB dan setengah jam berikutnya hujan semakin deras. Kemudian angin kencang datang dan merusak rumah.
AYO BACA : Waspada! Ada 8 Ancaman Bencana di DKI Jakarta
Hujan baru reda setelah dua jam dan warga langsung membereskan puing-puing bangunan yang rusak.
"Pihak RT dan RW langsung mendata kerusakan dan melaporkannya kepada pemerintah desa. Untuk kerugian lebih kurang sekitar Rp100 juta," sambungnya.
Menurutnya kerusakan bangunan akibat peristiwa ini bervariasi. Mulai dari rusak ringan, sedang, hingga berat. Sedangkan bangunan yang rusak terdiri dari rumah, kios pupuk dan warung. Satu keluarga terpaksa mengungsi karena rumahnya rusak berat.
"Yang mengungsi atas nama Dahlan (68) di Kampung Pabuaran RT 01/11, Desa Rancapanggung, Cililin, karena rumahnya tertimpa pohon," pungkasnya. (Tri Junari)
AYO BACA : Warga Kampung Gandasoli Tasik Waswas, Tanah Kampung Bergerak

Share this article
Bencana angin puting beliung disertai hujan deras menerjang Desa Rancapanggung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada, Jumat (23/10/2020) sekitar jam 12.30 WIB.