TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kasus positif Covid-19 harian Indonesia pada hari ini, Minggu (27/9/2020), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada penambahan sebanyak 3.874 kasus positif Covid-19 di Indonesia.
Penambahan kasus yang dikonfirmasi hari ini berkurang dibandingkan hari sebelumnya pada 26 September yakni mencapai 4.494 kasus. Sebab, semenjak 19 September 2020 lalu Indonesia mencatatkan kasus harian lebih dari 4 ribu kasus. Meskipun, pada 20 September sempat turun jadi 3.989 kasus.
Kasus harian tersebut menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 275.213 kasus. Angka itu termasuk 61.813 kasus dalam perawatan, 203.014 kasus sembuh, dan 10.386 kasus meninggal dunia.
Hingga berita ini diturunkan, Kemenkes belum merilis data terbaru untuk kasus harian per provinsi. Berikut Ayojakarta rangkum kasus harian Covid-19 secara nasional selama sepekan belakang, yang bersumber dari covid19.go.id:
Berikut Ayojakarta merangkum penambahan 3.874 kasus Covid-19 di Indonesia yang tersebar di 21 provinsi berdasarkan 11 provinsi :
DKI Jakarta: 1.217 kasus
Jawa Barat: 437 kasus
Jawa Tengah: 258 kasus
Jawa Timur: 220 kasus
Riau: 203 kasus
Kalimantan Timur: 140 kasus
Sulawesi Selatan: 120 kasus
AYO BACA : Penambahan Harian Covid-19 di DKI Jakarta Sebanyak 1.217 Kasus (Update 27 September 2020)
Papua: 113 kasus
Banten: 105 kasus
Sumatera Utara: 97 kasus
Sumatera Selatan: 82 kasus
Sulawesi Tenggara: 82 kasus
Bali: 80 kasus
Kalimantan Selatan: 77 kasus
Aceh: 73 kasus
Kepulauan Riau: 55 kasus
Sulawesi Barat: 46 kasus
Bengkulu: 45 kasus
Papua Barat: 39 kasus
Gorontalo: 33 kasus
Sulawesi Utara: 25 kasus
Jambi: 21 kasus
DI Yogyakarta: 20 kasus
Nusa Tenggara Barat: 19 kasus
Lampung: 15 kasus
Kalimantan Barat: 11 kasus
Kalimantan Tengah: 11 kasus
Nusa Tenggara Timur: 8 kasus
Kalimantan Utara: 6 kasus
Untuk Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pengetatan DKI Jakarta yang diberlakukan sejak 14 September 2020 dan berakhir pada hari ini 27 September 2020, diperpanjang hingga dua pekan ke depan, yakni sampai 11 Oktober 2020.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, keputusan ini berdasarkan hasil pemantauan dan evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Selain itu, Pemprov DKI juga telah mendapatkan persetujuan pemerintah pusat untuk kembali memperpanjang PSBB.
“Kasus Covid-19 DKI Jakarta telah melandai dan terkendali, tetapi kawasan Bodetabek masih meningkat, sehingga perlu penyelarasan langkah-langkah kebijakan. Menko Marves juga menyetujui perpanjangan otomatis PSBB DKI Jakarta selama dua minggu,” kata Anies dalam keterangan resminya, Kamis (24/9/2020).
Anies mengklaim selama PSBB dua pekan ini, kasus positif Covid-19 menunjukkan penurunan lantaran mobilitas warga dibatasi dengan ketat. Pada 12 hari pertama September, pertambahan kasus aktif sebanyak 49% atau 3.864 kasus. Pada periode PSBB, yakni 12 hari berikutnya, penambahan jumlah kasus aktif masih terjadi, namun berkurang menjadi 12% atau 1.453 kasus.
Dalam penerapan PSBB pengetatan kali ini, ada tiga faktor yang akan diawasi. Pertama, ketentuan pembatasan karyawan yang bekerja di kantor maksimal 25% dari seluruh karyawan. Kedua, kepatuhan protokol kesehatan. Ketiga, penemuan karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19.
AYO BACA : JAKARTA PSBB KETAT: Peningkatan Kasus Covid-19 Ibu Kota Melambat, dari 49% Jadi 12%

Share this article
Kasus positif Covid-19 harian Indonesia pada hari ini, Minggu (27/9/2020), Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada penambahan sebanyak 3.874 kasus positif Covid-19 di Indonesia.