JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah Papua Nugini berharap eskalasi politik yang terjadi di tanah Papua baru-baru ini tidak membesar dan dapat diselesaikan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo secara damai dan bijaksana.
Harapan ini disampaikan langsung Menteri Luar Negeri Papua Nugini, Soroi Marrepo saat menerima delegasi Komisi I DPR yang dipimpin Satya Widya Yudha di Port Moresbby, akhir pekan lalu. Anggota delegasi Komisi I lainnya adalah Evita Nursanyanti (Fraksi PDI Perjuangan) dan Sukamta (Fraksi PKS) serta didampingi Duta Besar RI untuk Papua Nugini Andriana Supandi.
“Menteri Luar Negeri Papua Nugini secara langsung menegaskan sikapnya, bahwa pemerintahannya selalu mendukung Papua dan Papua Barat adalah bagian dari NKRI. Itu clear, disampaikan langsung kepada kami delegasi DPR RI,” beber Satya yang wakil ketua Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar.
Dalam pertemuan yang berlangsung sangat akrab di Kementerian Luar Negeri Papua Nugini tersebut, hadir pula Sekretaris Menlu Papua Nugini Barbara A. Age. Menlu Soroi juga mengakui bahwa beberapa waktu lalu terjadi aksi demo oleh masyarakat Papua Nugini yang menyatakan dukungan terhadap referendum bagi Papua dan Papua Barat untuk berpisah dengan NKRI.
“Bahwa demo masyarakat PND mendukung referendum Papua dan Papua Barat adalah bukan sikap pemerintah,” tandas Satya mengutip Menlu Soroi.
Dalam kesempatan tersebut, selain membicarakan isu gejolak Papua, delegasi Komisi I DPR RI juga menyinggung peningkatan kerja sama bilateral pemerintahan dan parlemen antara kedua negara.
“Hubungan baik yang sudah terjalin selama ini di bidang ekonomi dan budaya harus terus ditingkatkan, termasuk hubungan Parlemen kedua negara. Salah satunya, perlu diwujudkan adanya penerbangan langsung dari Indonesia ke PNG,” pungkas Satya

Share this article
Menlu Soroi juga mengakui bahwa beberapa waktu lalu terjadi aksi demo oleh masyarakat Papua Nugini yang menyatakan dukungan terhadap referendum bagi Papua dan Papua Barat untuk berpisah dengan NKRI.