JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Konsep Taman Wisata Dunia bisa mengubah cara pandang masyarakat internasiona tentang Indonesia.
Konsep ini merupakan sebuah ekspektasi besar dari Presiden Jokowi dalam upaya mewujudkan visi Indonesia Maju.
Namun begitu, Founder & CEO WTP Foundation, Daniel Kumendong mengingatkan, jika keliru menentukan konsep, niscaya visi tersebut hanya akan berada di seputar wacana pemerintah pusat dan tidak membumi hingga keseluruh daerah. Ia justru mempertanyakan visi Indonesia Maju yang dimaksud Jokowi.
"Visi Indonesia Maju, apanya yang maju? Maritimnyakah? Industrinya kah? Pertaniannya kah? atau teknologi virtual intelijennya yang selalu beliau dengung-dengungkan di berbagai forum? Pertanyaannya, apakah itu sudah sesuai dengan kebutuhan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan masyarakatnya dalam rangka meningkatkan PAD mereka?" tanya Daniel melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (15/9/2019).
Daniel menekankan, visi yang digulirkan Jokowi tersebut tidak akan mendapat dukungan maksimal dari pemerintah daerah jika bertentangan dengan misi pembangunan masyarakat di masing-masing daerahnya.
Menurut dia, untuk mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah maka visi Indonesia Maju harus diuji oleh pemerintah baik pusat, daerah, kabupaten, maupun kota bersama wakil rakyat di DPR dan para senator, pakar/akademisi dalam sebuah seminar nasional.
"Seminar tersebut nanti akan menghasilkan sebuah cor ekonomi Indonesia yang tepat sehingga visi yang telah digulirkan oleh Presiden Joko Widodo bisa didukung penuh oleh pemerintah daerah dalam rangka membangun Indonesia secara bergotongroyong," terangnya.

Share this article
jika keliru menentukan konsep, niscaya visi Indonesia Maju hanya akan berada di seputar wacana pemerintah pusat dan tidak membumi hingga keseluruh daerah