AYOJAKARTA.COM – Sempat kena mental usai ditampar Australia dengan skor telak 5-0, kabar baik kembali diberikan oleh Timnas Sepakbola Indonesia.
Usai kelas senior menang saat menghadapi Bahrain dengan skor 1-0, kemenangan Timnas Sepakbola Indonesia kembali datang dari tim Under 17 atau U-17.
Menghadapi tim papan atas Korea Selatan di pertandingan Piala Asia, Timnas Sepakbola Indonesia U-17 tampil penuh dengan gelora.
Meski terlihat gelagapan menghadapi serangan tim lawan, barisan anak asuh Nova Arianto justru berhasil mengubah tampilan papan skor.
Gol yang dipersembahkan Evandra pada menit ke 90+1, selain menambah perolehan tiga poin juga menjadi pembuka jalan untuk bisa lolos di piala dunia.
Lahir dari pelanggaran handball di kotak paling keramat lawan, peluang emas dimanfaatkan dengan elegan oleh Evandra melalui titik pinalti.
Baca Juga: 7 Manfaat Puasa Syawal, Pahala Berlimpah hingga Kesehatan Tubuh yang Jarang Diperhatikan
Meski tendangannya sempat ditepis, Pemilik Nomor Punggung 6 ini tetap berhasil memanfaatkan bola muntahan yang terlepas dari penjaga gawang Tim Korea.
Berhasil menyelesaikan misi menggetarkan jaring gawang lawan, suara teriakan pendukung Timnas U-17 seketika menggema di Stadion Prince Abdullah Al Faisal yang menjadi lokasi.
Tertinggal satu poin, timnas Korea segera bangkit dan semakin memperbesar kualitas serta intensitas tekanan ke barisan pertahanan Garuda.
Dalam menerapkan situasi bertahan, Pelatih Nova menyadari betul kualitas serangan dan gempuran strategi yang dimainkan Korea.
Baca Juga: Bikin Memori Otak Lebih Baik, Tidur Siang Punya 5 Manfaat Vital untuk Tubuh Manusia
Untuk itu, salah satu metode dasar yang terus dilakukan pelatih Timnas U-17 adalah mengoptimalkan kemampuan fisik serta mental dalam bertahan.
Akibat menerapkan metode latihan yang nyaris menyerupai militer, Nova bahkan sempat mendapat sorotan dari berbagai media luar negeri.
Menurut sejumlah kalangan dari luar negeri metode latihan skuat Garuda Muda terbilang keras, terlebih karena usia para pemain belum mencapai 17.
Meski banyak menghadapi cibiran, Nova meyakini untuk benar-benar menjadi Jawara Asia pasukan Indonesia harus kuat baik mental serta fisik.
Menghadapi semangat berjuang yang sedemikian gigih dari skuad Garuda, Back Ki Tae yang merupakan pelatih Korea benar-benar dibuat tak berdaya.
Hingga peluit panjang berbunyi, Back Ki Tae merasakan daya juang anak-anak asuh Nova Arianto seperti tidak memiliki paru-paru alias kaya gak ada cape-nya.
Berbekal metode latihan yang tidak main-main, Coach Nova oleh berbagai kalangan disebut-sebut berhasil menciptakan tim solid dan tangguh.
Sebagaimana sempat menjadi sorotan, gaya latihan dan bertanding yang diterapkan Pelatih Nova terhadap U-17 terbilang tidak berbeda dari biasanya.
Sukses melawan rival terberat di Grup C, skuat Garuda Muda masih harus berjuang lebih keras untuk bisa menjuarai Piala Dunia.

Share this article
Sempat kena mental usai ditampar Australia dengan skor telak 5-0, kabar baik kembali diberikan oleh Timnas Sepakbola Indonesia.