AYOJAKARTA.COM — Penyidik mengungkapkan perkembangan terkini kasus sabung ayam yang terjadi di Way Kanan, dengan adanya pelaku yang ikut terlibat.
Beberapa pelaku terkait tindak pidana perjudian dan peristiwa penembakan polisi telah diidentifikasi berdasarkan jejak digital dan bukti undangan.
Dalam keterangan penyidik, salah satu tersangka yang dikenal dengan inisial K (atau Kapri) merupakan anggota Brimob Polda Sumatera Selatan.
Menurut keterangan pers Polda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, tersangka ini telah dikenal sejak 2018 dan kembali muncul di TKP setelah menerima invitation.
Bukti digital berupa video ajakan sabung ayam yang diunggahnya semakin menguatkan keterlibatannya.
Berdasarkan bukti-bukti tersebut, tersangka K telah ditahan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Sementara itu, anggota polri dari Lampung Tengah atas nama Wayan, yang diketahui mengetahui adanya undangan sabung ayam, dikonfirmasi hadir bersama beberapa rekannya ke lokasi.
Namun begitu, berdasarkan keterangan bahwa ia sudah meninggalkan lokasi pada pukul 16.00 WIB, pihak penyidik menetapkannya sebagai saksi.
Baca Juga: Senjata Laras Panjang Pelaku Tembak Mati 3 Polisi Ditemukan 5 Kilometer dari TKP
Wayan memberikan keterangan mengenai identitas pengelola acara dan kronologi kedatangan para peserta di lokasi, meski tidak terlibat langsung dalam pelaksanaan tindak pidana.
Selain itu, warga masyarakat atas nama Ibu N juga telah diperiksa sebagai saksi.
Ibu N yang berjualan di sekitar lokasi kejadian memberikan keterangan terkait aktivitas perjudian serta peristiwa penembakan yang terjadi.
Alat bukti dari saksi ini telah dilengkapi oleh pihak penyidik sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Penyidik menjelaskan bahwa penetapan tersangka dan saksi didasarkan pada analisis tempus, lokus, dan modus operandi.
Tempus dalam kasus ini ditetapkan pada saat pelaksanaan tindakan pembubaran di lokasi, yakni di area yang terdaftar dalam Register S (Register 44 W Kanan).***

Share this article
Penyidik mengungkapkan perkembangan terkini kasus sabung ayam yang terjadi di Way Kanan, dengan adanya pelaku yang ikut terlibat.