AYOJAKARTA.COM - Terdakwa Ferdy Sambo kini mengaku menyembunyikan fakta terkait pembunuhan Yosua Hutabarat alias Brigadir J dari Hendra Kurniawan.
Keterangan tersebut dipaparkan oleh Ferdy Sambo ketika bersaksi dalam sidang obstruction of justice untuk Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria, dan Arif Rachman Arifin, pada Kamis 5 Januari 2023.
Saat itu Ferdy Sambo mengungkapkan alasannya tidak memerintahkan Hendra Kurniawan, Sambo melakukan hal itu karena takut Hendra Kurniawan tak ikuti skenarionya.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV bahwa hakim menjelaskan Ferdy Sambo sudah meluruskan hal tersebut bahwa Hendra Kurniawan satu digit di bawah Ferdy Sambo.
"Tadi saudara sudah bukan meluruskan ya. Saudara Hendra ini satu digit dibawah saudara. Jadi potensi tak ikuti skenario," jelas Hakim Suhel.
"Iya, ada potensi untuk tidak mengikuti skenario saya sehingga saya tidak menyampaikan," jawab Ferdy Sambo.
Sebelumnya, pengacara Ferdy Sambo, Rasamala Aritonang mengatakan isi buku hitam Sambo itu merupakan catatan pribadi terkait kegiatan atau aktivitas sejak menjadi Kasubdit 3 Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, hingga Kepala Divisi Propam Polri.
Menurut dia, Sambo rajin mencatat setiap aktivitas atau kegiatannya semenjak jadi anggota Polri.
"Saya beberapa kali ketemu beliau, buku hitam itu selalu dibawa. Pak Sambo punya pengalaman cukup panjang. Beliau pernah menjadi Kasubdit 3 Dittipidum Bareskrim, Dirtipidum Bareskrim sampai Kadiv Propam,” kata Rasamala saat dihubungi pada Kamis, 20 Oktober 2022.
Namun, Rasamala mengaku tidak melihat secara spesifik isi buku hitam Sambo sehingga tak bisa membuat asumsi.
Hanya saja, kata dia, kalau ada informasi penting di dalam buku hitam itu dan bisa berguna untuk memperbaiki situasi dan keadaan dalam Polri, maka hal itu bisa saja disampaikannya.
"Saya pikir beliau terlepas dari persoalan pidana yang dihadapi, beliau ada kecintaan terhadap institusinya di kepolisian. Saya pikir itu disampaikan beberapa kali oleh beliau,” jelas dia.
Oleh karena itu, Rasamala mengatakan Sambo dari awal menyampaikan akan kooperatif.
Termasuk kalau ada kebutuhan yang harus disampaikannya terkait kebaikan Polri kedepan.
Dia sepakat bahwa ini momentum penting melakukan perbaikan dan reformasi Polri maupun criminal justice system.***
Share this article
Ferdy Sambo kini mengaku menyembunyikan fakta terkait pembunuhan Yosua Hutabarat alias Brigadir J dari Hendra Kurniawan.