AYOJAKARTA.COM - Persidangan kasus pembunuhan Brigadir J semakin memberatkan kedua terdakwa utama Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Banyaknya saksi yang dihadirkan pada setiap kali persidangan pun membuat runtuhnya skenario yang dibuat oleh Ferdy Sambo.
Seperti yang terjadi pada persidangan yang beragendakan mendengarkan Bharada E sebagai saksi atas Kuat Maruf dan Ricky Rizal.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV pada Sabtu (3/12/2022), berdasarkan keterangan dari Bharada Richard Eliezer alias Bharada E terbukalah banyak fakta-fakta baru.
Pertama adalah hubungan yang kurang harmonis antara terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Kemudian terdapat keterangan Bharada E yang menyebutkan bahwa adanya sosok wanita yang menangis keluar dari kediaman Ferdy Sambo.
Selain itu publik juga dibuat penasaran terhadap keterangan Bharada E mengenai adanya kamar yang diperuntukan sebagai gudang penyimpanan senjata.
Awalnya hakim mengkonfirmasi rekaman CCTV mengenai kedatangan Putri Candrawathi beserta rombongan dari Magelang.
Namun saat memberikan kesaksian Bharada E menjelaskan mengenai adanya kamar khusus yang berisi senjata yang berada di kediaman terdakwa jalan Saguling.
Bharada E menjelaskan kronologi kedatangannya bersama Putri Candrawathi di rumah Saguling.
Kemudian ia mengaku membawa senjata api dan barang milik Putri Candrawathi ke lantai dua bersama Kuat Maruf.
"Ijin ibu petunjuk ibu, senjata senpi (senjata api) mau ditaruh dimana?" tanya Richard kepada Putri Candrawathi.
Kemudian Bharada E bercerita bahwa dirinya dibawa Putri Candrawahti untuk meletakkan senjata api di sebuah kamar.
"Masuk kedalam, terus belok kiri, baru dapat lorong yang mulia, lorong, om kuat saya tau di depan situ, di depan meja rias, masuk.
Habis itu masuk ada kamar yang mulia, waktu dulu saya pertama kali masuk saya tidak tahu itu kamar siapa yang mulia,"papar Bharada E.
Ia pun kemudian menjelaskan mengenai tata letak kamar tempat menyimpan senjata api tersebut.
"Jadi ada kasur, ada tv, di samping itu ada tembok ada lemari yang mulia, nha ibu masuk situ, ibu buka lemari nya, saya lihat senjata semua," ucap Bharada E.
Berdasarkan peristiwa tersebut, Hakim kemudian bertanya kepada Bharada E apakah ia pernah melihat Putri Candrawathi menggunakan senjata.
Bharada E menjawab bahwa dirinya tidak mengetahui mengenai hal tersebut.
Namun ia memastikan bahwa terdakwa Putri Candrawathi cukup tahu mengenai senjata.***
Share this article
Bharada E meyakini bahwa di rumah Ferdy Sambo ada kamar rahasia yang digunakan sebagai penyimpanan senjata.