AYOJAKARTA.COM - Persidangan kasus pembunuhan Brigadir Yosua masih terus berlanjut.
Sidang lanjutan terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Maruf menghadirkan sejumlah saksi, salah satunya adalah sopir ambulans.
Saksi sopir ambulans ini bernama Ahmad Syahrul Ramadhan yang turut dihadirkan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Ia memberikan kesaksiannya pada saat dirinya menuju lokasi dan melihat jenazah Yosua masih tergeletak.
Baca Juga: Momen Kuasa Hukum Kuat Maruf Kena Tegur Hakim, Anting Saksi Dipersoalkan
Dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV pada Senin (07/11/2022), saksi Ahmad Syahrul Ramadhan menyebutkan bahwa dirinya sempat melihat satu luka tembak di dada bagian kiri saat hendak memindahkan jasad korban ke dalam kantong jenazah.
Sopir ambulans itu juga menyebutkan bahwa dirinya sempat memiliki firasat kejanggalan pada saat dirinya ditugaskan untuk mengangkut jenazah Brigadir Yosua dari rumah dinas Duren Tiga ke Rumah Sakit Polri hingga memutuskan untuk membuat dokumentasi.
Jaksa Penuntut Umum kemudian mengkonfirmasi terkait tindakan saksi Ahmad Syahrul pada saat di lokasi TKP yang sempat melakukan dokumentasi secara mandiri.
"Tadi sempat disampaikan, saat sampai di lokasi rumah Duren Tiga tadi kaget ya banyak kamera, maksudnya kamera apa?" tanya jaksa.
Baca Juga: Kesaksian Sopir Ambulans, Sebut Sempat Lihat Yosua Tergeletak dan Pakai Masker Hitam!
"Waktu saya baru masuk, ada pintu itu sudah lagi rame-rame ada kamera juga, lagi olah TKP," ujar Ahmad Syahrul.
"Bukan CCTV?" tanya Jaksa kembali.
"Bukan," jawab Ahmad Syahrul singkat.
"Kalo saat di dalam apakah saksi melihat ada CCTV, ada CCTV di dalam loh," tanya jaksa.
"Kurang lihat," jawab Ahmad Syahrul.
"Tadi saksi sempat menampilkan hasil rekaman saksi, apakah itu memang biasa dilakukan?" tanya Jaksa.
"Kalo ada firasat-firasat yang aneh baru saya membuat dokumen saya," jawab saksi Ahmad Syahrul.
"Jadi baru kali ini saksi membuat sebuah rekaman," tanya Jaksa.
"Iya," ujar saksi.
"Atau ada orang yang meminta saksi untuk merekam?" tanya Jaksa dalam Pengadilan Negeri Selatan kepada saksi.
"Tidak sama sekali," kata saksi Ahmad Syahrul.***

Share this article
Berikut kesaksian sopir ambulans yang pindahkan jenazah Brigadir J, ngaku punya firasat janggal hingga buat dokumentasi.