AYOJAKARTA.COM - Basrizal Koto lahir di Pariaman, Sumatera Barat pada tahun 1959.
Pria yang dikenal dengan panggilan Basko ini sempat bekerja sebagai kernet angkot, penjahit, pedagang hingga makelar kendaraan bermotor.
Dikutip AyoJakarta.com dari tayangan YouTube Teknologi Populer, Rabu (12/10/2022) Basko di usia muda menjadi pedagang kaki lima sampai akhirnya di usia 17 tahun dapat menjual motor.
Penghasilan yang ia dapat saat itu hanya Rp 300 perak.
Masa kecil Basko bisa dibilang sulit sehingga membuatnya tidak dapat menamatkan Sekolah Dasar.
Ayahnya merupakan buruh tani yang setiap hari hanya mampu memberi makan satu kali sehari sementara sang ibu ikut bekerja dengan orang.
Karena kemiskinannya ini, Basko terpaksa harus putus sekolah.
Ia berhenti sekolah saat duduk di bangku kelas 5 SD.
Di saat anak-anak lain menikmati sekolah dan bermain, Basko justru harus bekerja membantu orang tuanya mencari nafkah.
Hingga di usia remaja, Basko akhirnya memberanikan diri untuk merantau.
Baca Juga: Polisi Sebut Crazy Rich Medan Tak Kooperatif Saat Pemeriksaan
Masa kecilnya yang serba kekurangan memaksanya untuk bekerja keras dan bertekad kuat melawan kemiskinan.
Ia menjadi pengusaha sukses dan memilih pulang ke kampung halaman untuk mensejahterakan kota kelahirannya itu.
Kini ia merupakan seorang pengusaha sukses berbisnis di banyak bidang, seperti media, percetakan, pertambangan, peternakan, perhotelan properti dan lain-lain.
Di bawah payung MCB Group, Basrizal Koto mendirikan perusahaan di antaranya PT Basko Minang Plaza (Basko Grand Mall), PT Cerya Riau Mandiri Printing (CRMP) (percetakan), PT Cerya Zico Utama (properti), PT Bastara Jaya Muda (tambang batubara), PT Riau Agro Mandiri (ternak), PT Riau Agro Mandiri Perkasa (pengalengan daging), PT Indonesian Mesh Network (TV Kabel), dan Premier Basko Hotel.
Deretan bisnis tersebut membawanya menjadi sosok tajir melintir.
Hal ini terlihat dari rumah mewah miliknya yang luas dengan desain modern.
Rumah dengan kolam renang serta halaman rumahnya yang luas itu juga dilengkapi taman yang cantik dan asri.
Kemewahan Basko juga terpancar lewat gaya pakaiannya yang khas dengan kacamata hitam dan jam tangan Richard Mille seharga Rp 2 miliar.
Basko juga gemar mengoleksi stik golf yang terpampang di ruang tamunya.
Ada salah satu stik golfnya yang terbuat dari emas.
Tak hanya itu, ia juga mengoleksi motor dan tergabung dalam klub motor Harley Davidson.
Koleksi motor dan mobilnya berjajar rapi di garasi.
Ada mobil Mini Cooper milik anak bungsunya, Lamborghini, Aston Martin, dan Jeep Rubicon yang kita ketahui harganya mencapai miliaran rupiah.***

Share this article
Berikut profil Basrizal Koto, Crazy Rich Pariaman yang dulunya mantan kernet angkutan umum hingga tak tamat SD.