AYOJAKARTA.COM - Baru saja dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH), Mohammad Jumhur Hidayat yang juga aktivis buruh menegaskan komitmennya untuk tetap hadir dan mengawal peringatan Hari Buruh Internasional (May Day).
Diketahui, peringatan May Day ini akan digelar pada 1 Mei 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Meski masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih, komitmennya terhadap gerakan buruh tidak akan berubah.
Jumhur menilai, bahwa peran sebagai aktivis dan pejabat publik tidak harus saling bertentangan, selama tetap berpihak pada kepentingan pekerja.

Bahkan, Jumhur dengan tegas mengatakan dirinya akan memimpin langsung rombongan buruh untuk menuju lokasi aksi di Monas.
Salah satu agenda yang sudah disiapkan adalah konvoi puluhan ribu buruh dengan menggunakan sepeda motor.
"Saya sendiri akan naik motor memimpin yang dari Jakarta sekitar 40 ribu (buruh) naik motor. Kita akan ke Monas sama-sama," ungkap Jumhur dikutip dari kanal YouTube Kompas TV.
Nantinya, beberapa isu krusial akan disampaikan dalam orasi di hari buruh tersebut.

Mulai dari ratifikasi Konvensi 188 Organisasi Perburuhan Internasional (ILO) tentang perlindungan nelayan, pembahasan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT), hingga rencana pengetatan regulasi terkait sistem outsourcing.
Selain itu, akan ada apel May Day di Monas yang akan dihadiri kurang lebih 300 ribu buruh.
“1 Mei ada hampir 300 ribu kaum buruh akan bersama-sama kita apel di Monas,” ujarnya.
Jumhur juga menyampaikan rencana Presiden Prabowo Subianto yang juga akan hadir dalam acara tersebut.
Ia mengatakan bahwa pemerintah menerima untuk mendiskusikan apa yang akan menjadi tuntutan buruh. ***

Share this article
Bahkan, Jumhur dengan tegas mengatakan dirinya akan memimpin langsung rombongan buruh untuk menuju lokasi aksi di Monas.