AYOJAKARTA.COM - Inovasi bahan bakar nabati (BBN) Bobibos (Bahan Bakar Original Buatan Indonesia, Bos) kembali menjadi sorotan publik.
Hal ini seiring beredarnya dokumen yang disebut sebagai izin usaha niaga bahan bakar minyak (BBM) di media sosial.
Dokumen tersebut ramai diperbincangkan warganet dan memicu berbagai spekulasi mengenai legalitas serta aktivitas usaha yang dijalankan.
Menanggapi ramainya isu tersebut, pihak Bobibos akhirnya memberikan klarifikasi.

Dalam penjelasannya, mereka menyebut dokumen yang beredar tidak benar alias hoax.
Di dokumen tersebut tertulis "IZIN USAHA NIAGA BAHAN BAKAR MINYAK" lengkap dengan nomor surat bahkan mencatut nama Kementerian ESDM.
Selain itu, tertulis juga alamat produksi Bobibos di Jonggol serta Nomor Induk Berusaha (NIB) dan NPWP.
Tak cuma itu, Bobibos juga mendapat informasi jika namanya dicatut oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Dalam aksi penipuan tersebut, Bobibos dikatakan sudah menjual bahan bakar jerami tersebut.

Tertera bahwa harga per botol adalah Rp65 ribu.
Bahkan, informasi produk terkait keunggulan bahan bakar jerami ini juga ditulis jelas dalam aksi penipuan tersebut.
Terkait hal ini Bobibos pun mengatakan bahwa pihaknya belum menjual produk apapun.
"BOBIBOS belum menjual produk apapun. Masih melakukan persiapan-persiapan dan mengurus izin produk dan niaga kepada otoritas.
Segala bentuk klaim penjualan adalah PENIPUAN," tulis Bobibos dalam keterangan di akun Instagram @bobibos_.
Bobibos juga mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati saat menerima informasi mengatasnamakan produknya yang belum tentu benar.

"Hati-hati, akun akun yang mengatasnamakan BOBIBOS. Akun asli hanya ini," lanjutnya.
Namun, di tengah klarifikasi ini, Bobibos juga mendapat kritikan dari netizen.
Netizen mengaku bosan dan menilai Bobibos terlalu lama untuk melakukan persiapan.
Ada pula yang menuding jika informasi hoax tersebut dibuat sendiri oleh Bobibos.
@uragirimo***: "Lama amat persiapan Mulu. Produk nya ghaib apa gmn."

@gusbee.alim***: "bikin2 sendiri, dihoax2in sendiri."
@syarifh***: "Skrg malah sibuk klarifikasi trs bukannya fokus ke perilisan. Aku kok lama2 eneg jg kakean drama."
@akhira_wira***: "Editan AI."
@_ivandub***: "AI banget.".***
Share this article
Di dokumen tersebut tertulis "IZIN USAHA NIAGA BAHAN BAKAR MINYAK" lengkap dengan nomor surat bahkan mencatut nama Kementerian ESDM.