AYOJAKARTA.COM - Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Sudin Nakertransgi) Jakarta Pusat resmi membuka pendaftaran Program Magang Kerja Batch 2 Tahun 2026.
Program magang ini dibuka bagi masyarakat yang ingin meningkatkan keterampilan sekaligus memperoleh pengalaman kerja secara langsung di dunia industri.
Program ini menjadi salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta dalam menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi pencari kerja usia produktif di wilayah Jakarta.
Program magang kerja ini akan dibiayai dengan menggunakan APBD DKI Jakarta.
Kepala Suku Dinas Nakertransgi Jakarta Pusat, Qomari Noorizki mengatakan, program magang kerja batch 2 membuka kesempatan bagi 35 warga.
Maksimal usia 24 tahun untuk bekerja di tiga perusahaan sektor perhotelan serta Food and Beverage ( F&B).
"Program ini dibuka karena kegiatan serupa tahap awal hanya terserap 165 orang. Padahal, Jakarta Pusat memiliki kuota magang kerja sebanyak 200 orang," ujar Qomari.
Pendaftaran magang akan dibuka hingga 10 Mei 2026.
Sementara hingga 8 Mei, sudah ada 90 warga yang mendaftar.
Qomari mengatakan peserta yang lolos seleksi akan mulai magang pada 2 Juni 2026 selama enam bulan.
Selama mengikuti program magang kerja, peserta menerima penghasilan sebesar Rp2,5 juta per bulan.
"Serta mendapatkan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) maupun Jaminan Kematian (JK)," katanya.
Lebih lanjut, Qomari menjelaskan bahwa peserta yang akan magang kerja di sektor perhotelan akan mendapat rolling untuk mempelajari berbagai bidang kerja.
Mulai dari housekeeping, front Office (resepsionis), hingga bagian kitchen guna menemukan kompetensi dan minat terbaik yang dimiliki.
"Setelah menyelesaikan masa magang kerja, peserta bisa dapat direkrut sebagai karyawan dari perusahaan. Jika tidak direkrut, mereka menerima sertifikat dan surat pengalaman kerja yang berguna untuk melamar kerja di masa depan," ungkapnya.***
Share this article
Program magang kerja ini akan ditempatkan di tiga perusahaan sektor perhotelan serta Food and Beverage ( F&B).