AYOJAKARTA.COM - Fransiskus Marbun membeberkan hal mengejutkan terkait helmnya yang menjadi barang bukti dalam kasus kematian Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky Rudiana di Cirebon delapan tahun lalu.
Seperti yang diketahui, kasus Vina dan Eky masih menjadi perdebatan antara kecelakaan atau pembunuhan.
Pihak terpidana kasus Vina berkeyakinan bahwa keduanya meninggal dunia karena kecelakaan, bukan pembunuhan.
Sementara, pihak Iptu Rudiana meyakini bahwa keduanya meninggal dunia karena ada pembunuhan berencana.
Pitra Romadoni, Kuasa Hukum Iptu Rudiana, membeberkan salah satu barang yang menjadi bukti keduanya meninggal bukan karena kecelakaan adalah karena motor dan helm yang tidak rusak parah, sementara tubuh Eky mengalami luka serius.
Dalam beberapa kesempatan, Pitra juga menunjukkan bahwa helm yang digunakan Eky tidak memiliki kerusakan parah sehingga tidak mungkin menyebabkan putra Iptu Rudiana itu meninggal.
Fransiskus Marbun mengklaim bahwa helm yang digunakan oleh Eky pada saat peristiwa tersebut adalah miliknya.
Namun, Fransiskus membantah jika helm tersebut tidak memiliki kerusakan parah.
Baca Juga: PKH dan BPNT Juli-September Peralihan Pos Indonesia Dipastikan Cair Sebentar Lagi
Fransiskus mengatakan dirinya sempat melihat helmnya berada di area parkir rumah sakit ketika hendak menemui Eky di ruang jenazah.
Ketika itu, ia melihat helmnya sudah dalam kondisi rusak parah dan ada bekas darah.
“Saya lihat juga posisi helmnya itu kacanya itu agak kebuka, kalau misalnya masih ada yang kerasnya (bagian dagu) itu agak kebuka, hancur bagian ininya (dagu),” kata Fransiskus dikutip dari kanal YouTube Diskursus Net pada Kamis (22/8/2024).
Fransiskus mengungkapkan dirinya yakin helm itu miliknya lantaran ada bagian helm yang rusak sebelum peristiwa itu terjadi.
Sayangnya, ia enggan membeberkan ciri atau bagian helm yang rusak tersebut karena khawatir akan potensi barang bukti palsu.
“Ada satu ciri yang saya yakin memang itu benar-benar helm saya, ada bagian yang rusak. Saya lupa sehari, dua hari, atau tiga hari sebelum itu pernah pengen saya minta, itu sudah rusak. Ada lah yang mau diperbaiki sama dia,” ungkapnya.
Fransiskus mengaku dirinya tidak mengetahui dimana keberadaan helm tersebut setelah ia melihatnya terakhir kali di area parkir rumah sakit.
Bahkan, ia baru melihat lagi ketika film ‘Vina: Sebelum Tujuh Hari’ tayang dan helmnya dimasukan dalam daftar barang bukti.
Baca Juga: Resmi Dilantik! Intip Profil dan Harta Kekayaan Menkumham yang Baru Supratman Andi Agtas
Fransiskus menyebut foto helm miliknya yang ditunjukkan oleh Pitra hanya bagian belakang saja.
Padahal, jika dilihat dari depan dan samping helm tersebut dalam keadaan rusak parah.
“Tapi yang dikasih lihat itu kan fotonya dari belakang dan itu di jembatan fotonya, di TKP waktu ditemukan. Padahal kerusakannya ada di depan. (Ciri yang rusak oleh Eky) nggak kelihatan. Itu memang harus dibuka di bagian dalam,” tutupnya.***

Share this article
Fransiskus Marbun mengklaim helm yang digunakan oleh Eky pada saat peristiwa tersebut adalah miliknya.