Negara-Negara dengan Warganya yang Gila Kerja, Sampai 2.238 Jam/Tahun

Ilustrasi bekerja.

Ilustrasi bekerja.

AYOJAKARTA.COM — Dalam dunia yang terus berkembang dan semakin kompetitif, banyak negara berlomba-lomba meningkatkan produktivitas tenaga kerja mereka.

Salah satu indikator penting yang sering digunakan untuk mengukur produktivitas adalah rata-rata jam kerja per minggu.

Beberapa negara dikenal memiliki rata-rata jam kerja yang sangat tinggi dibandingkan negara lainnya.

Negara-negara yang memiliki rata-rata jam kerja paling tinggi seringkali menunjukkan budaya kerja yang kuat dan dedikasi yang tinggi dari tenaga kerjanya.

Berikut beberapa alasan mengapa mereka begitu rajin bekerja:

Baca Juga: 6 Jurusan Kuliah yang Bisa Kerja di Bandara Setelah Lulus, Gak Cuma Pilot!

Ekonomi yang Kompetitif

Negara dengan ekonomi yang kompetitif cenderung memiliki tenaga kerja yang bekerja lebih lama.

Persaingan yang ketat di pasar global memaksa perusahaan dan karyawan untuk berusaha lebih keras dan lebih lama agar tetap relevan dan kompetitif.

Tingginya tekanan untuk mencapai target dan meningkatkan produktivitas membuat karyawan di negara-negara ini sering kali bekerja melebihi jam kerja yang standar.

Baca Juga: 10 Kampus Negeri dan Swasta Terbaik di Bogor Jawa Barat, Ada yang Lulusannya Auto dapat Kerja Lho!

Budaya Kerja yang Kuat

Budaya kerja yang kuat juga menjadi faktor utama. Di banyak negara Asia Timur, seperti Jepang dan Korea Selatan, terdapat konsep "karoshi" yang berarti kematian akibat kerja berlebihan.

Meskipun ini adalah fenomena negatif, hal ini mencerminkan betapa kuatnya budaya kerja di negara-negara tersebut.

Dedikasi dan loyalitas terhadap perusahaan dianggap sebagai nilai penting yang harus dijaga, sehingga banyak karyawan yang rela bekerja lebih lama untuk menunjukkan komitmen mereka.

Baca Juga: 7 Fakultas Paling Mudah Cari Kerja di Universitas Indonesia, Durasi Dapat Pekerjaan Lulusan UI Tercepat 1 Bulan

Kebijakan Pemerintah dan Regulasi Kerja

Beberapa negara memiliki kebijakan dan regulasi kerja yang memungkinkan atau bahkan mendorong jam kerja yang lebih panjang.

Misalnya di beberapa negara tidak ada batasan nasional yang ketat mengenai jam kerja, sehingga banyak pekerja yang bekerja lebih dari 40 jam per minggu.

Selain itu, kurangnya cuti tahunan yang panjang juga mempengaruhi tingginya rata-rata jam kerja di negara tersebut.

Baca Juga: Lulusan UNDIP Full Senyum! Ini Top Jebolan 5 Kampus yang Paling Gampang Dapat Kerja versi QS GER 2022

Motivasi Finansial

Motivasi finansial juga memainkan peran penting. Di beberapa negara, lembur dibayar dengan tarif yang lebih tinggi, sehingga karyawan terdorong untuk bekerja lebih lama demi mendapatkan penghasilan tambahan.

Hal ini terutama berlaku di negara-negara dengan biaya hidup yang tinggi, di mana pendapatan tambahan sangat diperlukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga: Ternyata Ini 4 Jurusan Kuliah yang Paling Susah Cari Kerja, Waduh Lulusannya Nyesel Gak Nih?

Tekanan Sosial

Tekanan sosial dari lingkungan kerja juga dapat mempengaruhi rata-rata jam kerja. Di beberapa negara, meninggalkan kantor lebih awal dianggap sebagai tindakan yang tidak profesional dan kurang berdedikasi.

Karyawan sering kali merasa tertekan untuk tetap bekerja lebih lama demi mempertahankan citra baik di mata atasan dan rekan kerja.

Baca Juga: Tak Cuma Jadi Pengacara! Ini 5 Prospek Kerja Lulusan Hukum, Apa Saja?

Kurangnya Kesempatan untuk Rekreasi

Di negara-negara dengan rata-rata jam kerja tinggi, sering kali terdapat kurangnya kesempatan untuk rekreasi dan waktu luang.

Infrastruktur dan fasilitas rekreasi yang terbatas, ditambah dengan budaya kerja yang menekankan produktivitas, membuat karyawan lebih banyak menghabiskan waktu di tempat kerja daripada menikmati waktu luang mereka.

Berikut adalah warga negara dengan rata-rata jam kerja paling tinggi, dikutip dari Channel News Asia berdasarkan survei Sleepseeker.

1. Singapura

Rata-rata jam kerja: 2.238 jam

2. Meksiko

Rata-rata jam kerja: 2.255 jam

3. Brasil

Rata-rata jam kerja: 1.709 jam

4. Amerika Serikat

Rata-rata jam kerja: 1.757 jam

5. Jepang

Rata-rata jam kerja: 1.738 jam

6. Inggris

Rata-rata jam kerja: 1.670 jam

7. Selandia Baru

Rata-rata jam kerja: 1.752 jam

8. Australia

Rata-rata jam kerja: 1.613 jam

9. China

Rata-rata jam kerja: 2.174 jam

10. Kanada

Rata-rata jam kerja: 1.696 jam

***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Nasional 05 Jun 2026, 17:55 WIB

PNM Hadir hingga Pulau Arar, Perkuat Akses Keuangan bagi Perempuan Pesisir Papua

PNM Mekaar bantu perempuan di Pulau Arar, Papua Barat Daya, mengembangkan usaha, memperbaiki rumah, dan akses keuangan.

News 05 Jun 2026, 17:44 WIB

Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Kabar Purbaya Mundur dari Menkeu hingga Said iqbal Disebut akan Masuk Kabinet, Benarkah?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal kabar Purbaya mundur dari Menkeu dan Said Iqbal masuk kabinet, begini katanya.

Gadget 05 Jun 2026, 17:29 WIB

Samsung Segera Rilis Galaxy Fold 8 dalam Waktu Dekat, Intip Bocoran Spesifikasinya

Samsung Galaxy Z Fold 8 & 8 Ultra masuk sertifikasi Bluetooth. Varian standar hadir dengan layar luar lebih lebar mirip paspor untuk ergonomi, sementara varian Ultra tawarkan kamera & mesin premium.

Nasional 05 Jun 2026, 16:10 WIB

Gebrakan Anyar Nanik S Deyang Setelah Ditunjuk jadi Kepala BGN: Efisiensi Anggaran hingga Perbaiki Kualitas MBG 2026

Nanik S Deyang menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

Metropolitan 05 Jun 2026, 15:42 WIB

Angkat Tema 'Navigating Resilience' Taman Ismail Marzuki jadi Tuan Rumah Jakarta Future Festival 2026 Mulai 5-7 Juni, Ini Persiapannya

JFF 2026 akan menghadirkan berbagai diskusi, pameran, hingga kolaborasi lintas sektor yang membahas masa depan Jakarta.

Jakarta Pusat 05 Jun 2026, 15:21 WIB

Pramono Pastikan JPO Senen Sentral Sudah Beroperasi Penuh Sejak Kamis Sore, Sempat Terhambat karena Masalah Administrasi dan Komunikasi

Sebelumnya JPO ini sempat tertutup akibat proses perbaikan pascakerusakan yang terjadi pada aksi unjuk rasa tahun 2025 lalu.

Gadget 05 Jun 2026, 15:01 WIB

Adu Spesifikasi Vivo X300 Ultra vs OPPO Find X9 Ultra, Mana yang Lebih Gacor?

Vivo X300 Ultra (Rp26 jt) & Oppo Find X9 Ultra (Rp28 jt) bersaing ketat. Oppo unggul di baterai 7.050 mAh, performa AnTuTu, zoom, & ColorOS matang. Vivo elegan, punya fitur MacBook.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:23 WIB

Pengumuman untuk Warga Jakarta, Distribusi Air PAM Jaya Alami Gangguan Sementara Mulai Malam Ini Jam 23.00 WIB, Berikut Wilayah yang Terdampak

Dikutip dari akun Instagram @dkijakarta, suplai air diperkirakan akan kembali normal bertahap pada Sabtu, (6/6) mulai pukul 03.00 WIB.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:08 WIB

Syaratnya Hanya KTP DKI, Pemprov Jakarta Buka 20843 Lowongan Kerja Padat Karya, Gaji UMP!

Kabar gembira bagi kamu warga ibu kota yang sedang mencari pekerjaan, Pemprov DKI Jakarta diketahui membuka 2.843 lowongan kerja padat karya.

Metropolitan 05 Jun 2026, 14:01 WIB

Menuju Perayaan HUT ke 499 Kota Jakarta, Berikut Rangkaian Acara Seru yang Digelar Mulai Hari Ini hingga 12 Juni 2026

Di pekan pertama Juni 2026, sejumlah acara menarik akan digelar di sejumlah titik seperti di Taman Ismail Marzuki hingga Jiexpo Kemayoran.

Jakarta Pusat 05 Jun 2026, 13:40 WIB

1 Orang Meninggal Dunia, Kebakaran di Cideng Tanah Abang Diduga Akibat Ledakan Kompor Gas

Diduga akibat ledakan kompor gas tiga rumah semi permanen di Jalan Citarum Atas RT 18 / RW 01 Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, pada Jumat, 5 Juni 2026 pagi hangus terbakar.

Jakarta Utara 05 Jun 2026, 13:32 WIB

Progres Capai 50 Persen, Sudin SDA Jakarta Utara Perbaiki Kali Sunter Upaya Atasi Banjir!

Progres sudah mencapai 50 persen, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara terus melakukan perbaikan turap Kali Sunter di Jalan Yos Sudarso.

News 05 Jun 2026, 12:52 WIB

HET MinyaKita Dikabarkan akan Mengalami Kenaikan, jadi Berapa? Ini Bocoran dari Pemerintah

Keputusan ini diambil menyusul kenaikan harga minta sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang akan terjadi dalam satu atau dua minggu ini.

Jakarta Timur 05 Jun 2026, 12:41 WIB

Satpel SDA Kramat Jati Perbaiki Turap Saluran PHB Induk Batu Ampar Sepanjang 50 Meter

Kepala Satpel SDA Kecamatan Kramat Jati, Muchlis, mengatakan perbaikan difokuskan pada bagian turap yang mengalami keretakan dan penurunan struktur.

Metropolitan 05 Jun 2026, 11:41 WIB

CFD di Rasuna Said Dimulai 7 Juni 2026 Pukul 05.30-09.00 WIB, Berikut Info Rute Alternatif Lalu Lintasnya

Pelaksanaan CFD di Rasuna Said akan berdampak pada pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang terhubung langsung dengan kawasan tersebut.

News 05 Jun 2026, 11:28 WIB

Mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator Kasus Dugaan Korupsi MBG, Siap Bongkar Nama Penting?

Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya akan mengajukan permohonan sebagai justice collaborator (JC) kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Jakarta Timur 05 Jun 2026, 10:54 WIB

Puskesmas Matraman Kini Punya Gedung 4 Lantai, Pramono: Layak Jadi Rumah Sakit

Kehadiran Puskesmas Matraman yang lebih modern ini diharap mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat di wilayah terserbut dan sekitarnya.

Metropolitan 05 Jun 2026, 10:41 WIB

Tanggal 6-7 Juni Kawasan GBK Diprediksi Padat, Deretan Rute Transjakarta yang Bisa Digunakan!

Masyarakat diimbau untuk menggunakan transportasi umum (Transum) menuju lokasi pelaksanaan berbagai acara berskala nasional dan internasional yang akan berlangsung di Kawasan GBK

News 05 Jun 2026, 10:07 WIB

Mobil Tangki BBM Terbakar di Tol Cisumdawu, Pertamina JBB Lakukan Evaluasi Menyeluruh

Mobil tangki BBM terbakar di Tol Cisumdawu. Pertamina memastikan seluruh awak selamat dan pasokan BBM tetap aman.

Bisnis 05 Jun 2026, 09:36 WIB

Momentum Hari Lingkungan Hidup 2026, BNI Tegaskan Peran Strategis Pembangunan Berkelanjutan

BNI tegaskan komitmen ESG di Hari Lingkungan Hidup 2026. Targetkan NZE operasional 2028 dan pacu pembiayaan hijau lewat TKBI.