Inilah 7 Perbedaan CPNS 2024 Instansi Pusat dan Daerah, Jangan Sampai Menyesal Salah Pilih!

Ilustrasi. Seleksi CPNS
Ilustrasi. Seleksi CPNS

AYOJAKARTA.COM - Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2024 akan segera dibuka, dan kali ini tersedia untuk instansi pusat maupun instansi daerah.

Bagi yang berminat, penting untuk memahami perbedaan antara keduanya sebelum menentukan pilihan.

Dikutip AyoJakarta.com dari video YouTube Mr Milli, Sabtu (8/6/2024), berikut tujuh perbedaan instansi CPNS pusat dan daerah 2024:

Instansi merupakan tempat atau lembaga di mana seorang PNS akan bekerja. Contoh: Kementerian Hukum dan HAM, Kejaksaan.

Baca Juga: 15 SMP Terbaik di Jawa Timur Selama 6 Tahun Berturut-turut, Rekomendasi Untuk Dipilih Pada PPDB 2024

Sedangkan formasi yaitu posisi atau nama pekerjaan yang akan diisi. Contoh: Penjaga tahanan, Penyuluh hukum, Perawat.

1. Apa itu Instansi Pusat?

Instansi yang meliputi kementerian dan lembaga di bawah naungan Presiden. Contoh Kementerian: Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial, Kementerian Pertahanan.

Contoh lembaga instansi pusat diantaranya kejaksaan agung, Badan Narkotika Nasional (BNN), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wilayah kerja yaitu seluruh indonesia, termasuk kantor pusat di Jakarta atau kantor wilayah di berbagai provinsi.

Baca Juga: Tanpa KJP Plus Mei dan Juni 2024, Siswa Jenjang SD, SMP, SMA Bisa Dapat Bansos hingga Rp1,8 Juta, Begini Caranya

2. Apa itu Instansi Daerah?

Lembaga pemerintahan yang bekerja di bawah naungan pemerintah daerah (provinsi, kabupaten, atau kota).Contoh: Dinas Pendidikan di Provinsi Bengkulu, Dinas Kesehatan di Kota Palembang.

Wilayah kerja yaitu daerah yang dilamar dan umumnya tidak akan dipindahkan ke luar daerah tersebut.

3. Penempatan kerja

- CPNS Pusat dapat ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan penempatan bisa di kantor pusat atau kantor wilayah, tergantung kebutuhan kementerian atau lembaga.

- CPNS Daerah, penempatan lebih menetap sesuai daerah yang dilamar. Misalnya, mendaftar untuk posisi di Kota Bengkulu akan bekerja di Kota Bengkulu dan sekitarnya.

4. Gaji dan tunjangan

- Gaji dan tunjangan PNS pusat dibayar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan besaran gaji dan tunjangan seragam di seluruh Indonesia.

- Sedangkan PNS Daerah gaji dan tunjangan dibayar melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Besaran gaji dan tunjangan bervariasi antar daerah tergantung kemampuan anggaran masing-masing daerah.

Baca Juga: Kejutan dari Presiden Jokowi! 22 Juta KPM PKH, BPNT, dan Non DTKS Dapat Bansos MRP hingga Akhir Tahun 2024

5. Minat pelamar

- CPNS Pusat lebih banyak diminati karena prospek karir yang lebih luas dan kesempatan relasi yang lebih besar.

- CPNS Daerah cocok bagi mereka yang ingin bekerja dekat dengan keluarga atau di daerah asal.

6. Kuota Penerimaan

- CPNS Pusat, biasanya memiliki kuota lebih banyak karena cakupan wilayah kerja yang lebih luas.

- CPNS Daerah, kuota tergantung pada kebutuhan masing-masing daerah.

7. Mutasi

- CPNS Pusat memungkinkan mutasi antar provinsi atau bahkan antar pulau.

- CPNS Daerah mutasi antar kabupaten atau kota dalam provinsi yang sama lebih sulit dilakukan.

Proses pendaftaran untuk CPNS pusat dan daerah dilakukan melalui portal yang sama, yaitu http://sscsan.bkn.go.id. Prosesnya meliputi:

1. Membuat akun.

2. Memilih formasi dan instansi.

3. Mengunggah dokumen yang diperlukan.

4. Mencetak kartu pendaftaran akun.

Pelamar hanya diperbolehkan memilih satu instansi, baik pusat maupun daerah. Pertimbangkan faktor - faktor seperti lokasi kerja, kenyamanan, dan preferensi pribadi sebelum memutuskan.

Baca Juga: 9 Jurusan Kuliah Termahal di Universitas Padjadjaran (UNPAD) Tahun Ajaran 2024/2025, UKT Mulai dari Rp500 Ribu

Untuk informasi terbaru mengenai formasi dan syarat pendaftaran, pantau website resmi instansi yang diminati. Ikuti media sosial instansi terkait untuk update terkini.

Memilih antara CPNS instansi pusat dan daerah memerlukan pertimbangan matang. Setiap pilihan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Pastikan kamu memilih berdasarkan preferensi pribadi, kenyamanan, dan prospek karir yang diinginkan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Jakarta Barat

Tanggul Kali Grogol Rampung, Mengapa Cekungan Kemanggisan Masih Dibayangi Banjir?

Tanggul Kali Grogol sukses cegah luapan kali, tapi kawasan cekung Kemanggisan masih dibayangi banjir kiriman akibat drainase buruk. Gubernur DKI melarang bangunan liar dan sisa proyek rampung 2026.

Tangerang

Hari Ketiga Api Masih Menyala, Dampak Kebakaran TPA Jatiwaringin: 154 Warga Tangerang Terjangkit ISPA

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melaporkan sebanyak 154 warga terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Jakarta Barat

Warga Pejompongan hingga Bintaro Siap-siap! Pramono Anung Bocorkan Daftar Prioritas Flyover Baru di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa pihaknya kini sedang mematangkan rencana pembangunan sejumlah flyover baru di titik-titik krusial.

Bisnis

Tak Lagi Fokus Perumahan, BTN Jabar Bidik Industri Horeca secara Masif

BTN Jabar memperluas transformasi bisnis dengan menggarap sektor Horeca melalui pembiayaan dan pembangunan ekosistem transaksi.

Bisnis

BTN Gandeng Ayo Media Network, Puluhan Kepala Cabang Dalami Strategi Hubungan Media

BTN mengunjungi Ayo Media Network untuk memperkuat sinergi dengan media, membahas komunikasi publik, media digital, dan manajemen krisis.

Bisnis

Dominasi KPR Subsidi, BTN Jabar Sumbang Aset Terbesar di Luar Jakarta

BTN Jabar menjadi penyumbang aset nasional terbesar di luar Jakarta sekaligus memimpin pangsa pasar KPR program pemerintah di Jawa Barat.

Jakarta Barat

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Anggaran Rp62 Miliar untuk Proyek Pembangunan Kali Grogol, Tapi Tantangan Banjir Belum Hilang

Gubernur DKI Pramono Anung meninjau proyek tanggul Kali Grogol, Jakbar, senilai Rp62 miliar. Warga menyambut baik karena kawasan jadi rapi, bebas bangunan liar, dan genangan banjir jadi cepat surut.

Jakarta Selatan

Bukan di JPO! Pramono Anung Buka Suara Soal Rencana 'Gembok Cinta' di Kawasan Rasuna Said

Jadi sorortan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait lokasi pasti pembangunan jembatan bertema 'Gembok Cinta' di kawasan Rasuna Said.

Tangerang

TPA Jatiwaringin Masih Membara: 7 Hektare Lahan Hangus, 64 Warga Dievakuasi

Sebanyak 64 jiwa kini telah dievakuasi ke hunian sementara yang layak demi menghindari dampak buruk asap pekat dan suhu panas dari kobaran api yang melanda TPA Jatiwaringin.

News

Demi Cuan 'Ompreng', Sekretaris Deputi BGN Lalu Muhammad Iwan Rela Akali Program MBG

Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar modus licin pengadaan wadah makanan atau "ompreng" yang menyeret pejabat teras BGN sebagai tersangka.

News

Pusaran Korupsi MBG Bertambah, Kini 7 Orang Jadi Tersangka Termasuk Sekretaris Deputi BGN!

Korupsi dalam tata kelola program MBG, Kejagung menetapkan Lalu Muhammad Iwan (LMI) sebagai tersangka baru dalam kasus yang merugikan negara tersebut.

Metropolitan

Ada Demo Ojol di Gambir dan Mahasiswa di DPR, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional!

Sebanyak 1.246 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa pada Kamis, 2 Juli 2026.

Jakarta Selatan

'Mangkrak' di 7 Gubernur, Pramono Anung Targetkan Pembebasan Lahan Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Rampung Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara tegas menetapkan pembangunan jalan sejajar rel kereta api di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sebagai prioritas utama untuk segera diselesaikan.

Metropolitan

Gandeng Pemerintah Pusat, Gubernur Pramono Anung Targetkan Pembangunan Rusun di 11 Lokasi Jakarta

Selain Marunda dan Rorotan, Pemprov DKI telah memetakan sembilan lokasi lainnya yang masuk dalam rencana pembangunan hunian vertikal

Jakarta Barat

Cegah Longsor dan Banjir, Proyek Kali Grogol Kemanggisan Ditargetkan Rampung Desember 2026!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung proyek pembangunan prasarana di Kali Grogol Segmen Kemanggisan, Jakarta Barat, pada Kamis, 2 Juli 2026.

Jakarta Timur

Sudin LH Jakarta Timur Berhasil Angkut Sampah Menumpuk hingga 54 Ton di Kawasan Cakung, Pramono Anung: Mari Jaga Jakarta Tetap Bersih

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan laporan dari masyarakat menjadi dasar bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah penanganan.

Ekonomi

Imbas Konflik Timur Tengah: Ekspor RI Terhambat, Industri Masuk Zona Kontraksi

Konflik Timur Tengah ganggu logistik laut, bikin produk RI kalah saing & PMI manufaktur anjlok ke 46,9. Ekspor Mei 2026 turun 5,73% hingga picu defisit dagang US$1,61 M serta ancam PHK masif pekerja.

Metropolitan

Gubernur Pramono Sebut Pembangunan Rusun Marunda Cluster C dan Rorotan IX jadi Prioritas, akan Dibangun Dalam Waktu Dekat

Di antara 11 rusun yang akan dibangun, Pramono mengungkap dua lokasi yang menjadi prioritas yaitu Rusun Marunda Cluster C dan Rorotan IX.

Ekonomi

Manufaktur RI Drop ke Level Terendah Setahun, Efek Domino Rupiah Melemah dan BBM Naik?

PMI manufaktur Juni 2026 anjlok ke level terendah setahun di 46,9. Kontraksi ini dipicu lesunya daya beli, dolar AS dekati Rp18.000 yang bikin biaya produksi meroket, hingga memicu pengurangan pekerja

Jakarta Barat

Diklaim Mampu Pangkas Waktu Tempuh Kendaraan hingga 10-15 Menit, Proyek Flyover Latumenten Ditargetkan Rampung Desember 2026

Flyover Latumenten diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi kemacetan di wilayah tersebut.