AYOJAKARTA.COM – Pada debat perdana calon wakil presiden (cawapres) yang dilaksanakan pada hari ini, terlihat pasangan calon nomor urut 3 mengenakan pakaian yang berbeda.
Saat menghadiri debat perdana cawapres yang diselenggarakan oleh KPU RI, Ganjar Pranowo mengenakan pakaian adat asal Rote, NTT, sedangkan wakilnya Mahfud MD menggunakan pakaian adat Madura.
Lantas dengan tampil yang berbeda sebelumnya, banyak publik yang penasaran dengan maksud dari pakaian yang digunakan oleh paslon nomor urut 3 tersebut.
Terpantau tim ayojakarta.com melalui akun YouTube resmi KPU, capres Ganjar Pranowo memakai kemeja putih lengkap dengan kain rote, kemudian dia juga mengenakan topi ti’ilangga NTT.
Disamping itu, cawapres Mahfud MD menggunakan bagi bergaris merah dan putih khas asal Madura dengan dilengkapi sakera hitam. Selain itu Mahfud MD juga menggunakan alas sepatu merek lokal.
Baju adat yang digunakan oleh pasangan capres dan cawapres nomor urut 3 pada debat perdana cawapres memiliki makna tersendiri.
Makna baju NTT yang digunakan oleh Ganjar yakni kain kain tenun ikat Rote yang ditenun oleh perempuan Rote dengan kesabaran dan ketelitian.
Adapun makna keindahan dan kerapian kain tenun Rote tersebut merupakan standar kesempurnaan perempuan Rote untuk dapat menikah, berumah tangga, dan mengurus keluarga.
Adapun maka motif kain tenunan Rote tersebut yakni mencerminkan perlambangan diri dari strata sosial keluarga masyarakat Rote.
Sedangkan makna topi Ti’ilangga berlambangkan keperkasaan, kepemimpinan, dan kehormatan laki-laki Rote.
Sedangkan kalung yang berbentuk bulat yang tepat di hati melambangkan satu hati masyarakat Rote sebagai satu kesatuan dengan ikatan persaudaraan yang kuat, gotong royong dalam kehidupan sosial bersama.
Adapun makna pakaian yang digunakan oleh cawapres Mahfud MD yakni melambangkan pemimpin dengan kesederhanaan dan ketegasan. Kemudian pakaian tersebut juga mencerminkan kerendahan hati sekaligus ketegasan jiwa.
Sedangkan warna merah putih pakaian adat Madura tersebut juga merupakan simbol ketegasan dan tingginya semangat juang laki-laki Madura, adapun warna hitam merupakan simbol gagah berani dan pantang menyerah.

Share this article
Baju adat yang digunakan oleh pasangan capres dan cawapres nomor urut 3 pada debat perdana cawapres memiliki makna tersendiri.