AYOJAKARTA.COM – Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep mengatakan bahwa dirinya tak mengetahui apakah Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bergabung ke dalam partainya setelah jabatannya usai.
Kaesang Pangarep menyampaikan bahwa hingga saat ini Jokowi masih tercatat sebagai kader PDIP sehingga ia tak mengetahui kemungkinan Jokowi masuk PSI.
"Tapi mau gimanapun Pak Presiden adalah kader PDIP," ucap Kaesang Pangarep di Kantor DPP PSI, dikutip ayojakarta.com dari Suara.com, Jumat (17/11/2023).
Pada kesempatan itu, Kaesang Pangarep ditanya mengenai harapan dirinya dalam politik di waktu dekat ini.
"Menjadi ketua umum yang partainya di atas 8 persen untuk pileg," ucapnya.
Sebelumnya, Anggota Dewan Pembina PSI Isyana Bagoes Oka menyampaikan bahwa partainya akan dengan terbuka menerima Jokowi jika memang berminat bergabung setelah tak lagi menjadi presiden.
"Tentunya kalau nantinya Pak Jokowi bergabung kami akan senang sekali, tapi ya kami tentu saja masih belum tahu untuk sampai saat ini kondisinya seperti apa," ucap Isyana Baguoes Oka, Kamis (28/9/2023).
Ia juga mengatakan bahwa sejak awal PSI berdiri, partainya banyak terinspirasi oleh Jokowi.
Menurutnya Isyana Bagoes Oka, Jokowi berhasil menjadi pemimpin yang membawa berbagai perubahan untuk rakyat Indonesia.
"Kita melihat ada pembangunan infrastruktur di sana. Banyak sekali yang dilakukan oleh Pak Jokowi sehingga bahkan PSI juga membuat, menggaungkan sesuatu yang bernama Jokowisme," ucap Isyana Bagoes Oka.
Isu gabungnya Presiden Jokowi ke dalam PSI mulai muncul ketika Kaesang Pangarep menjadi kader PSI.
Kehadiran Kaesang Pangarep di PSI, dikatakan Isyana Bagoes Oka mampu memberikan semangat jelang Pemilu 2024 mendatang.***

Share this article
Kaesang Pangarep beri jawaban terkait isu Jokowi bakal gabung PSI setelah tak lagi menjadi presiden.