AYOJAKARTA.COM – Update terbaru dari kasus penganiayaan David yang melibatkan AG, anak yang berkonflik atau berhadapan dengan hukum sebagai pelaku, akhirnya mundur dari sekolah di SMA 1 Tarakanita, Jakarta.
Hal ini diungkapkan oleh sang penasihat hukum saat diwawancara sebagaimana dikutip oleh Ayojakarta.com pada 6 Maret 2023 dari tayangan Youtube Kompas TV.
Sang pengacara mengungkapkan bahwa AG akhirnya memutuskan pengunduran dirinya dari sekolah. Pihak SMA 1 Tarakanita pun juga membenarkan hal itu dan kenyataan AG dikembalikan kepada pihak orang tuanya, melalui keterangan tertulis yang beredar di media sosial.
Baca Juga: ASN Punya Harta hingga Rp 56,1 miliar, Eks Kabareskrim Susno Duadji Sebut Sri Mulyani Kecolongan
Mangatta Toding Allo, penasihat hukum AG mengatakan bahwa AG dalam pendampingan psikolog independen.
“Saat ini kami sedang proses memberitahukan dan menjelaskan ke anak AG terkait kenaikan statusnya. AG sedang dalam pendampingan psikolog independen,” terang Mangatta.
AG sebelumnya menjadi saksi dalam kasus penganiayaan David Ozora. Akhirnya ia dinaikkan statusnya menjadi anak yang berkonflik dengan hukum sebagai tersangka, bersama Mario Dandy dan Shane.
Sebelumnya, sang kekasih, Mario Dandy terlebih dahulu ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan anak pengurus pusat GP Ansor itu koma.
Namun, baru-baru ini tersangka bertambah dengan adanya sosok Shane yang ikut merekam dan memberikan contoh sikap ‘taubat’ kepada David.
Selain itu, akhirnya kasus penganiayaan David dilimpahkan ke Polda Metro Jaya dari sebelumnya di Polres Jakarta Selatan.
Melalui bukti rekaman CCTV, chat, saksi, dan bukti digital forensik lain, status AG naik menjadi pelaku. Akan tetapi karena masih berusia di bawah umur, AG disebut anak yang berkonflik atau berhadapan dengan hukum.
Sementara itu, kondisi David akhirnya semakin menunjukkan perubahan menjadi lebih baik.
Sebelumnya, David yang sudah tidak sadarkan diri, dan tetap dianiaya oleh Mario Dandy, anak eks pejabat DJP Pajak, Rafael Alun Trisambodo, hingga menyebabkan David mengalami koma di ICU.***

Share this article
Sang pengacara mengungkapkan bahwa AG akhirnya memutuskan pengunduran dirinya dari sekolah. Pihak SMA 1 Tarakanita pun juga membenarkan.