AYOJAKARTA.COM - Kabar menggegerkan datang dari Emha Ainun Nadjib atau lebih dikenal dengan Cak Nun.
Beredar kabar di media sosial jika kediaman Cak Nun telah disegel oleh pasukan Densus 88.
Bahkan kediamannya tidak hanya disegel, namun seluruh keluarga Cak Nun juga diseret oleh pasukan Densus 88.
Baca Juga: CEK FAKTA: Viral Tak Ada Kata Ampun dan Maaf, Mahfud MD Dipecat dari Menkopolhukam, Benarkah?
Dikutip AyoJakarta.com dari laman joglo.suara.com dengan judul "CEK FAKTA: Rumah Cak Nun Disegel Densus 88, Benarkah?", kabar menggegerkan dari Cak Nun tersebut diunggah oleh akun Facebook dengan akun ‘Kurma’.
Dalam unggahan tentang Cak Nun di akun Facebook tersebut, tertulis keterangan dalam thumbnail video seperti berikut.
“BBC NEWS RUMAH CAK NUN DI SEGEL SELURUH KELUARGA DI SERET DENSUS 88”
Baca Juga: CEK FAKTA: Rumah Cak Nun Disegel, Seluruh Keluarga Diseret Densus 88, Benarkah?
Kemudian disusul dengan narasi yang mengatakan, “Densus 88 borong keluarga Cak Nun diseret paksa.”
Lantas apakah informasi mengenai Cak Nun tersebut benar?
Setelah dilakukan pengecekkan dan ditonton hingga akhir, informasi yang mengatakan jika rumah Cak Nun disegel dan seluruh keluarga dibawa Densus 88 tersebut adalah tidak benar.
Salah satu buktinya adalah thumbnail yang digunakan pada video tersebut merupakan hasil editan.
Kemudian isi dari video juga tidak berkaitan dengan judul pada thumbnail sama sekali.
Dimana video tersebut justru berisi potongan dari video Cak Nun yang tengah mengisi pengajian.
Baca Juga: CEK FAKTA: Hakim dan Jaksa Tak Bisa Ngelak Lagi, Kamaruddin Tunjukkan Bukti Suap Ferdy Sambo
Selain itu, dikutip dari Instagram @Caknundotcom, Cak Nun sendiri diketahui masih berdakwah.
Sehingga dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan jika informasi bahwa rumah Cak Nun disegel serta seluruh keluarganya diseret paksa Densus 88 adalah salah atau tidak benar.
Informasi tersebut juga dikategorikan sebagai informasi yang menyesatkan atau hoaks.***

Share this article
Beredar video dengan narasai rumah Cak Nun disegel Densus 88 hingga keluarga diseret, ternyata faktanya adalah tidak benar.