AYOJAKARTA.COM - Ferdy Sambo akhirnya mengaku menghapus sidik jari di pistol setelah peristiwa penembakan yang menewaskan ajudannya.
Hal ini disampaikan oleh Ferdy Sambo di sidang kasus pembunuhan terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua di PN Jakarta Selatan, Selasa (10/1/2023).
Diperiksa sebagai terdakwa, Ferdy Sambo menceritakan tindakannya setelah peristiwa penembakan yang menewaskan Yosua Hutabarat.
Dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Selasa (10/1/2023), Ferdy Sambo diberikan pertanyaan oleh penasihat hukumnya.
Kuasa hukum suami Putri Candrawathi ini menanyakan terkait apa yang dilakukan olehnya sehingga menyebabkan DNA tidak ditemukan di pistol setelah peristiwa penembakan Brigadir Yosua.
“Ketika almarhum Yosua roboh, kemudian tadi saudara terdakwa menerangkan bahwa saudara mengambil pistol yang ada di pinggang kanan Yosua, lalu menembak dinding,” tutur penasihat hukum Ferdy Sambo.
“Namun kemarin di keterangan ahli DNA, di pistol tersebut tidak ditemukan sidik jari atau DNA saudara, saudara melakukan apa terhadap pistol itu usai penembakan?” tanyanya.
Baca Juga: Sentil Perintah Back Up Ferdy Sambo Kepada Ricky Rizal, Hakim: Kamu Nggak Berani Lawan Yosua?
Mendapat pertanyaan seperti itu, Ferdy Sambo mengaku dirinya mengelap pistol untuk menghilangkan jejak sidik jari menggunakan masker kain yang dimilikinya.
“Saya sudah sampaikan bahwa setelah penembakan itu, saya melap dengan masker kain saya dan kemudian juga mengambil tangannya Yosua untuk ditembakan ke dinding belakang,” jawab Ferdy Sambo.
Mantan Kadiv Propam Polri ini juga membenarkan bahwa tujuan dilakukan seperti itu untuk memastikan cerita skenario tembak-menembak yang dibuatnya.
Kuasa hukum Ferdy Sambo menegaskan siapa yang menaruh senjata HS di tangan kiri dari Brigadir Yosua.
Dalam sidang, suami Putri Candrawathi ini juga mengemukakan kesalahan dirinya saat menaruh pistol di tangan kiri Brigadir Yosua.
“Ya saya yang menaruh, saya juga setelah melihat foto itu baru saya tahu kalau itu di tangan kiri, padahal dia kan nembak pakai tangan kanan,” ujar Ferdy Sambo
“Tapi tidak ada pertanyaan dari penyidik ke mereka sehingga ya saya sudah biarkan aja,” lanjutnya.
Setahu Ferdy Sambo, Brigadir Yosua bukan orang kidal sehingga menembak dan memegang senjata menggunakan tangan kanan.***

Share this article
Ferdy Sambo akhirnya mengaku menghapus sidik jari dari pistol setelah penembakan Brigadir J pada 8 Juli 2022.